CIANJUR – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berupaya mendekatkan pelayanan pertanahan kepada masyarakat melalui program ATR/BPN Dekat. Layanan jemput bola menggunakan mobil keliling ini hadir di berbagai lokasi strategis, termasuk kantor desa dan kecamatan, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi serta mengakses layanan pertanahan dengan lebih mudah.
Program tersebut memberikan pengalaman baru bagi masyarakat dalam mengurus persoalan pertanahan. Selain memangkas jarak tempuh menuju Kantor Pertanahan (Kantah), ATR/BPN Dekat juga membuka ruang konsultasi langsung dengan petugas, sehingga masyarakat dapat memahami prosedur dan persyaratan pengurusan tanah secara lebih jelas.
Manfaat tersebut dirasakan Parlan, warga Desa Sukasari, Kabupaten Cianjur, yang memanfaatkan layanan ATR/BPN Dekat di kantor desanya. Melalui layanan ini, ia memperoleh informasi mengenai perubahan status Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Sertipikat Hak Milik (SHM).
“Sebagai warga Desa Sukasari, saya merasa sangat terbantu dengan program ini. Saya jadi mengetahui informasi mengenai perubahan HGB menjadi SHM. Program ini membuat masyarakat semakin dekat dengan BPN. Tadinya saya agak takut datang ke kantor, tetapi sekarang layanan sudah lebih dekat dan saya jadi lebih memahami prosedurnya,” ujar Parlan.
Menurutnya, kehadiran layanan tersebut sangat bermanfaat karena masyarakat tidak harus berulang kali mendatangi Kantah hanya untuk mendapatkan informasi awal. Ia berharap ATR/BPN Dekat dapat terus dilaksanakan agar semakin banyak warga yang merasakan kemudahannya.
“Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Saya berharap program ini terus berlanjut. Terima kasih banyak,” tuturnya.
Kemudahan serupa juga dirasakan Rahmat Setiawan, yang memanfaatkan layanan ATR/BPN Dekat di depan Kantor Kecamatan Magelang Tengah. Ia mengetahui informasi mengenai kehadiran layanan tersebut melalui akun Instagram Kantor Pertanahan Kota Magelang.
Setelah mengetahui layanan itu tersedia di wilayahnya, Rahmat langsung mendatangi lokasi untuk berkonsultasi sekaligus mengurus proses balik nama sertipikat tanah.
“Saya ingin mengurus balik nama sertipikat. Alhamdulillah, prosesnya berjalan dengan baik dan pelayanannya terasa lebih efisien. Menurut saya, layanan ini sangat membantu masyarakat karena tidak perlu datang jauh-jauh ke Kantah. Cukup datang ke depan Kantor Kecamatan Magelang Tengah, masyarakat sudah bisa mendapatkan layanan pertanahan,” ungkap Rahmat.
Pengalaman positif tersebut mendorong Rahmat untuk mengenalkan program ATR/BPN Dekat kepada orang-orang di sekitarnya. Ia berharap layanan ini terus dikembangkan, baik dari segi jangkauan wilayah maupun jenis layanan yang tersedia, sehingga semakin banyak kebutuhan masyarakat di bidang pertanahan yang dapat difasilitasi.
“Semoga ATR/BPN Dekat terus berlanjut dengan jenis layanan yang semakin beragam. Mudah-mudahan program ini semakin berkembang dan membuat ATR/BPN lebih dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui ATR/BPN Dekat, Kementerian ATR/BPN berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih mudah dijangkau, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kehadiran layanan jemput bola ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai administrasi pertanahan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah.
(LS/YZ)
#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia


