Palembang — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus mempercepat implementasi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pengutamaan Tenaga Kerja Lokal. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin melakukan langkah strategis dengan membangun komunikasi dan kolaborasi bersama perusahaan-perusahaan sektor hulu minyak dan gas bumi (migas).
Pada Jumat (26/6), Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP, melakukan pertemuan dengan Manager Field Relation & Community Enhancement SSR Medco Energi, Hirmawan Eko Prabowo, di Palembang. Pertemuan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan amanah Bupati Musi Banyuasin berdasarkan Surat Tugas Nomor: 094/519/1/ST/2026.
Dalam pertemuan tersebut, Herryandi didampingi Kepala Bidang Hubungan Industrial, Faezal Pratama, serta Staf Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Thomas.
Untuk memperkuat upaya tersebut, Disnakertrans Muba turut membawa surat resmi yang ditandatangani langsung oleh Bupati Musi Banyuasin, HM. Toha Tohet, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal.
“Dalam memperjuangkan usulan strategis kepada seluruh perusahaan migas yang beroperasi di Musi Banyuasin, kami membawa surat resmi yang telah ditandatangani langsung oleh Bapak Bupati HM. Toha Tohet. Harapannya, perusahaan-perusahaan dapat bersama-sama mendukung peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat Muba,” ujar Herryandi Sinulingga.
Dalam surat tersebut, terdapat tiga usulan strategis yang disampaikan kepada Medco Energi maupun seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di Kabupaten Musi Banyuasin, yaitu:
1. Program Wajib Magang dan Penyerapan Alumni PPSDM Migas Cepu
Mendorong SKK Migas dan seluruh KKKS di Musi Banyuasin untuk memberikan kesempatan magang sekaligus membuka peluang kerja bagi alumni PPSDM Migas Cepu, baik yang mengikuti pelatihan secara mandiri maupun melalui pembiayaan APBD dan APBN.
2. Penguatan Kompetensi Melalui Praktik Kerja Nyata
Mendorong perusahaan memberikan ruang praktik kerja lapangan agar sertifikasi kompetensi nasional yang dimiliki putra-putri Musi Banyuasin semakin diperkuat dengan pengalaman kerja riil. Dengan demikian, kompetensi, mental kerja, serta kesiapan mereka menghadapi persaingan di industri migas nasional akan semakin meningkat.
3. Kaderisasi Tenaga Kerja Lokal
Menjadikan lulusan bersertifikasi sebagai prioritas dalam proses regenerasi tenaga kerja, sehingga mampu mengisi kebutuhan SDM ketika tenaga kerja migas yang saat ini memasuki usia pensiun mulai meninggalkan dunia kerja.
Herryandi menegaskan bahwa perpaduan antara sertifikasi kompetensi nasional dan pengalaman kerja langsung di perusahaan migas merupakan modal penting bagi tenaga kerja lokal untuk mampu bersaing di tingkat nasional.
“Kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan dunia usaha ini diharapkan mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal, menurunkan angka pengangguran, serta berkontribusi terhadap pengentasan kemiskinan. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Bupati HM. Toha Tohet dan Wakil Bupati Muba Kiai Abdur Rohman Husen untuk mewujudkan Muba Maju Lebih Cepat,” ujarnya.
Sementara itu, Manager Field Relation & Community Enhancement SSR Medco Energi, Hirmawan Eko Prabowo, menyambut baik usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.
Menurutnya, Medco Energi siap mengoordinasikan langkah-langkah teknis lanjutan bersama SKK Migas dan Disnakertrans Muba agar implementasi penyerapan tenaga kerja lokal dapat berjalan secara optimal, terukur, dan transparan.
“Kami juga berkomitmen mengoptimalkan berbagai program pemberdayaan masyarakat serta memastikan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan di bidang ketenagakerjaan. Setiap pembukaan lowongan kerja akan kami tindak lanjuti sesuai amanah Perpres Nomor 57 Tahun 2023, Permenaker Nomor 18 Tahun 2024, serta Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020,” tegas Hirmawan.
Versi ini menggunakan gaya bahasa yang lebih formal, runtut, dan sesuai dengan standar rilis pers pemerintah maupun media massa, dengan pengulangan yang dikurangi serta struktur berita yang lebih kuat. Edi

