OKU TIMUR — Pembangunan talud penahan tanah di sepanjang jalan sasaran TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0403/OKU terus berjalan pesat dan mencatat kemajuan tertinggi di antara seluruh sasaran fisik. Hingga Kamis (22/10/2026) pukul 16.00 WIB, pengerjaan telah mencapai 65 persen dari total panjang 458 meter yang direncanakan, mencakup sisi kanan dan kiri jalan sepanjang 299 meter dengan spesifikasi tinggi 1 meter dan lebar 6 meter.
Pengerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan ketelitian tinggi agar struktur talud kokoh dan mampu menahan tanah tebing serta mencegah longsor, terutama saat curah hujan tinggi turun. Alat berat dan peralatan pendukung beroperasi optimal sejak pagi dalam cuaca cerah hingga siang yang terik, diatur sedemikian rupa agar laju pengerjaan tetap cepat tanpa mengurangi kualitas konstruksi.
Komandan Satgas TMMD ke-130, Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han., menegaskan bahwa prioritas utama pembangunan talud adalah menjamin keamanan dan ketahanan infrastruktur untuk jangka panjang.
“Kami menempatkan kualitas sebagai prioritas utama. Kemajuan 65 persen ini diraih dengan tetap menjaga ketelitian setiap bagian struktur. Talud ini menjadi penyangga utama kestabilan badan jalan, sehingga harus kokoh dan tahan lama, guna melindungi masyarakat dari risiko longsor di masa mendatang,” ujar Letkol Dicky.
Kemajuan 65 persen ini menempatkan pembangunan talud sebagai sasaran yang paling cepat berkembang. Tim pelaksana terus mempercepat penyelesaian sisa pekerjaan, mengingat fungsi strategis talud sebagai penyangga utama kestabilan badan jalan yang juga sedang disiapkan. Dengan target yang terus dikejar, diharapkan talud selesai lebih dulu sebelum tahap pengecoran jalan dimulai, sehingga seluruh struktur berdiri kokoh dan aman digunakan masyarakat dalam jangka panjang.(*)


