Payakumbuh — Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman melepas 28 atlet pushbike usia dini yang akan mengikuti kejuaraan internasional di Kabupaten Kampar, Riau, pada 6 Juni 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan olahraga dan membentuk karakter generasi muda sejak usia dini.
Pelepasan berlangsung di Lobi Balai Kota Payakumbuh, Kamis (4/6). Para atlet yang akan berlaga merupakan anak-anak berusia 2 hingga 6 tahun yang selama ini aktif mengikuti pembinaan olahraga pushbike di Kota Payakumbuh.
Elzadaswarman mengatakan pembinaan olahraga sejak usia dini memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, tidak hanya dari sisi kesehatan dan kebugaran fisik, tetapi juga dalam membentuk karakter, disiplin, keberanian, tanggung jawab, dan sportivitas.
“Pembentukan karakter anak harus dimulai sejak kecil. Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” katanya.
Menurut dia, keikutsertaan atlet cilik pada ajang internasional menjadi indikator positif berkembangnya pembinaan olahraga usia dini di Kota Payakumbuh sekaligus membuka ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan kepercayaan diri melalui kompetisi yang sehat.
“Kami bangga melihat semangat anak-anak kita. Masih kecil, tetapi sudah berani tampil di berbagai ajang perlombaan, bahkan ada yang telah mengikuti kompetisi hingga tingkat Asia,” ujarnya.
Ia mengatakan pengalaman bertanding sejak dini akan menjadi bekal berharga bagi anak-anak dalam membangun mental kompetitif, kemampuan beradaptasi, dan semangat berprestasi yang dapat mendukung pengembangan diri mereka pada masa mendatang.
Selain memberikan motivasi kepada para atlet, Elzadaswarman menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pembinaan dan pengembangan bakat olahraga anak.
Menurut dia, dukungan keluarga menjadi salah satu faktor utama dalam membangun kepercayaan diri dan konsistensi anak untuk berlatih serta berkompetisi.
“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang terus mendampingi dan memberikan dukungan kepada anak-anak sehingga mampu berkembang dan berprestasi,” katanya.
Pada kesempatan itu, ia mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan serta menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan menambah pengalaman.
Ia juga mengimbau para orang tua untuk menjaga kondisi fisik anak menjelang pertandingan melalui pemenuhan gizi yang seimbang, waktu istirahat yang cukup, serta asupan vitamin yang diperlukan agar para atlet dapat tampil optimal.
Pemerintah Kota Payakumbuh berharap keikutsertaan atlet pushbike pada kejuaraan tersebut tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memperkuat budaya olahraga di kalangan anak-anak serta mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, percaya diri, berkarakter, dan berdaya saing.
“Semoga anak-anak kita mampu mengharumkan nama Kota Payakumbuh, menjunjung tinggi sportivitas, dan terus meraih prestasi yang membanggakan,” kata Elzadaswarman. Oyon

