Kota Pariaman – Untuk mendorong perputaran ekonomi pelaku UMKM dan Pedagang Kaki Lima di Kota Pariaman, Pemerintah Kota Pariaman kembali menggelar acara Car Free Night (CFN) Bermalam Minggu (BM) di Balaikota Pariaman, Sabtu malam (9/5/2026), setelah sempat terhenti selama lebih kurang tiga bulan.
Untuk CFN malam ini dimeriahkan oleh penampilan dari musisi-musisi Kota Pariaman dan Fashion Parade, guna menghibur warga Kota Pariaman dan masyarakat dari daerah tetangga yang datang berkunjung setelah melaksanakan aktivitas yang melelahkan seharian tadi.
Selain hiburan musik dan fashion parade, langit Balaikota semakin semarak dengan warna warni lampu terbang yang dimainkan oleh anak-anak di lapangan hijau Balaikota dengan hiruk pikuk teriakan kebahagian mereka yang ditemani oleh orang tua dan saudaranya.
Suasana malam semakin hidup dengan banyaknya jumlah pengunjung yang datang ingin melihat secara langsung CFN dengan segala kehebohannya. Lenggang lenggok peserta fashion parade yang diikuti oleh Cik Uniang Cik Ajo Kota Pariaman, Duta Wisata Kota Pariaman, dan peserta lainnya menambah semangat pengunjung dengan alunan musik yang syahdu.
Begitu juga dengan alunan vocal penyanyinya yang khas dan mampu membawa pengunjung untuk mengikuti mereka melantunkan lagu yang tidak asing ditelinga pengunjung yang mendengarnya.
Untuk mengisi perut mereka yang lapar dan haus, pengunjung juga bisa menikmati kuliner yang dijual disekitar lokasi acara seperti, Kopi, Bakso Telur, Telur Gulung, Martabak Manis, Minuman dingin, Bakso, Sate, dan banyak lagi aneka kuliner yang bisa memanjakan lidah mereka dengan rasa yang enak-enak.
Ya, CFN adalah berkah buat pedagang kaki lima dan UMKN yang menggelar dagangannya malam ini, transaksi demi transaksi silih berganti hingga dagangan mereka laris manis terjual dan bisa meraup keuntungan dari hasil usaha mereka tersebut.
Seperti yang dikatakan oleh Bang Hen pedagang Bakso Telur alias Baktel yang datang dari Desa Mangguang Kota Pariaman saat di wawancarai oleh Tim MCP menjelaskan sangat mendukung sekali acara ini dan jika boleh acara CFN ini digelar setiap malam minggu untuk menambah penghasilan mereka.
“Saya sangat apresiasi sekali kepada Pemerintah Kota Pariaman yang telah mengadakan acara seperti ini, karena selama acara ini dibuat alhamdulillah saya ikuti terus dan dagangan yang saya jual selalu habis dibeli pengunjung dengan meraup rupiah sebesar 400 Ribu dan lebih banyak dari hari biasanya,” ungkap Bang Hen.
Sementara itu Farhan Pedagang Kopi gerobak dari D,Brave Café & Restoran sebutkan biasanya kopi yang beliau bawa setiap harinya berjumlah 50 cup dan kadang ada sisanya.
“Malam ini saya membawa 100 cup kopi dan hanya tersisa sedikit lagi dan saya yakin kopi saya malam ini bisa habis terjual dan bisa membawa pulang uang hasil jualan sebanyak 1 Juta Rupiah. Kepada Bapak Wali Kota Pariaman kalau bisa adakan acara seperti ini setiap malam minggu untuk kami para pedagang ini,” pintanya.
Selain para pedagang Tim MCP juga mewawancarai pengunjung yang datang di acara CFN. Mereka rata-rata mengatakan sangat senang sekali dengan acara yang digelar oleh Pemko ini karena memang mereka butuh hiburan untuk menghilangkan rasa lelah mereka setelah bekerja ataupun belajar.
Monic, Grasia, dan Sandra dari Desa Ujung Batuang katakan bahwa CFN ini sangat bagus sekali diadakan untuk mereka yang jomblo dan butuh hiburan. Mereka sangat mensuport acara CFN karena selain ada hiburan, banyak kuliner juga yang bisa mereka cicipi di acara tersebut.
Sedangkan Andre pengunjung dari Pariaman katanya, juga sangat mendukung kegiatan ini diadakan oleh Pemko karena bisa menambah ramai Kota Pariaman di malam hari. Andre meminta kalau bisa acara CFN ini dilaksanakan dua kali dalam sebulan.
Untuk Warga Kota Pariaman dan juga masyarakat lainnya diberitahukan bahwa, CFN BM di Balaikota ini selalu menghadirkan hiburan yang berbeda disetiap pelaksanaannya. Untuk itu pantau terus informasinya di Media Sosial dengan nama akun Media Center Pariaman (MCP) baik itu Facebook, Instagram, dan Tik Tok. Jangan lupa juga di follow, diberi like dan di coment ya. (tachi desi)

