Agam – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Agam bergerak cepat merespons bencana alam yang melanda sejumlah wilayah. Bertempat di Kantor Baznas Agam, Selasa (26/11/2025), Ketua Baznas Agam Ir. Isman Imran memimpin rapat koordinasi bersama berbagai pihak terkait untuk memperkuat langkah penanganan di lapangan.
Rapat ini dihadiri pimpinan Baznas Agam, yakni Waka II Irsyadul Ubad, S.Pd.I., M.Pd, Waka III Usman, S.KM., MM, Waka IV Wasri Anis, S.Ag, serta para amil pelaksana. Kehadiran unsur pemerintah daerah turut memperkuat koordinasi, di antaranya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam Villa Eldi, S.Sos., M.Si yang hadir bersama Kabid Azmar dan Hasneril, serta Sekretaris BPBD Agam Endrisasman bersama jajaran.
Dalam pertemuan ini, Isman Imran menjelaskan bahwa Baznas Agam segera melakukan verifikasi data pengungsi di seluruh kecamatan terdampak bencana. Verifikasi ini dilakukan bersama tim dari Dinas Sosial dan BPBD guna memastikan kebutuhan makan dan minum bagi para pengungsi terpenuhi dengan cepat dan tepat sasaran. Dengan langkah ini, Baznas berharap distribusi bantuan dapat berlangsung lebih efektif.
Tidak hanya itu, Baznas Agam juga menyiapkan verifikasi menyeluruh terhadap warga yang terdampak kerusakan rumah dan kehilangan mata pencaharian. Data tersebut nantinya menjadi dasar penyaluran bantuan ekonomi melalui Program Agam Makmur, sebagai bentuk dukungan pemulihan bagi korban bencana. Seiring dengan itu, Baznas Agam akan menyurati Baznas Provinsi Sumatera Barat untuk meminta dukungan tambahan, mengingat kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Eldi, turut menyampaikan harapan agar Baznas dapat membantu penyediaan layanan dapur umum di nagari-nagari terdampak. Menurutnya, kebutuhan makanan siap saji untuk para pengungsi menjadi prioritas yang harus ditangani secara bersama.
Melalui rapat ini, disepakati bahwa mulai 27 November 2025, Baznas Agam akan menyalurkan bantuan bahan makanan ke 9 titik pengungsian di Kabupaten Agam. Penyaluran ini diharapkan menjadi penguatan bagi warga yang kini masih bertahan di lokasi pengungsian. Sementara untuk bantuan perbaikan rumah, Baznas Agam akan mulai menyalurkannya setelah kondisi cuaca kembali stabil, disertai bantuan ekonomi bagi masyarakat yang menjadi korban dan terdampak bencana.
Daji















