Agam-Dinas Sosial Kabupaten Agam kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas. Melalui fasilitasi dan pendampingan intensif, sebanyak 7 orang masyarakat Kabupaten Agam menerima bantuan kaki palsu dari PT Angkasa Pura Indonesia/InJourney Airports Cabang Bandara Internasional Minangkabau, Kamis (…).
Bantuan ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Angkasa Pura Indonesia/InJourney Airports yang disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Agam, khususnya Dinas Sosial sebagai instansi teknis yang menangani rehabilitasi sosial.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, S.Sos., M.Si, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PT Angkasa Pura Indonesia/InJourney Airports atas kepedulian dan dukungannya terhadap masyarakat penyandang disabilitas di Kabupaten Agam.
“Kami mengucapkan terima kasih atas program TJSL ini. Bantuan kaki palsu ini sangat berarti dan benar-benar menolong masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap program seperti ini dapat menjadi agenda rutin ke depannya,” ujar Villa Erdi.
Ia menjelaskan, para penerima bantuan merupakan masyarakat yang diusulkan pada tahun 2025, dengan proses pengukuran kaki palsu yang telah dilaksanakan pada 12 November 2025 bertempat di Kantor Administrasi PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Internasional Minangkabau.
Sementara itu, Hasneril, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Kabid Rehsos) Dinas Sosial Kabupaten Agam, menegaskan bahwa peran Dinas Sosial tidak hanya sebatas pengusulan, tetapi juga melakukan pendampingan penuh sejak awal proses hingga pemasangan kaki palsu.
“Sebanyak 7 orang penerima bantuan ini didampingi langsung oleh Dinas Sosial, mulai dari keberangkatan ke Padang, proses pengukuran, hingga pemasangan kaki palsu hari ini,” jelas Hasneril.
Pendampingan tersebut dilakukan oleh Erizal, S.Sos, Fungsional Pekerja Sosial (Peksos), bersama Erianto, staf Dinas Sosial Kabupaten Agam, sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan optimal kepada masyarakat.
Adapun nama-nama penerima bantuan kaki palsu tersebut adalah:
Rahmat Hidayat (P) – Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung
Salma Khairinisa (PR) – Nagari Lubuk Basung
Deki – Nagari Gaduik, Kecamatan Tilatang Kamang
Dwizul Andi Putra – Nagari Sitalang, Kecamatan Ampek Nagari
Marleni Devita – Kenagarian Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan
Sukri Wahyudi – Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan
Junaidi – Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya
Melalui program ini, Dinas Sosial Kabupaten Agam berharap para penerima bantuan dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mandiri, produktif, dan percaya diri, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Aji















