Banner iklan Muba

Sekda Kabupaten Malang: Panen Raya Ini Menjadi Awal Kolaborasi dalam Mengembangkan Pertanian

More articles

SUMBERPUCUNG — Mudah-mudahan kegiatan panen raya pada hari ini menjadi awal dari semakin kuatnya kolaborasi dalam mengembangkan pertanian Kabupaten Malang yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si., saat menghadiri acara Panen Raya Padi Sukma Menuju Pertanian Organik Berkelanjutan dengan Pupuk Hayati Cair ExtraGEN bersama PT Indoraya Mitra Persada 168, di lahan sawah Kelompok Tani Ngudi Makmur, Desa Trenyang, Kecamatan Sumberpucung, Senin (21/9) pagi.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, S.Sos., Direktur PT Indoraya Mitra Persada (IMP), Kepala BPS Malang, jajaran kepala perangkat daerah Kabupaten Malang, Forkopimcam Sumberpucung, Kepala Desa Trenyang, serta seluruh kelompok tani di wilayah Kecamatan Sumberpucung.

Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Malang menyampaikan bahwa atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Malang, pihaknya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada PT Indoraya Mitra Persada 168, Kelompok Tani Ngudi Makmur, Pemerintah Desa Trenyang, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Kegiatan panen raya ini merupakan kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan pertanian yang produktif, sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tutur Sekda Kabupaten Malang.

Sektor pertanian memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan Kabupaten Malang. Selain menjadi salah satu penopang perekonomian daerah, sektor pertanian juga berkaitan erat dengan ketahanan pangan, kesejahteraan masyarakat, serta keberlanjutan kehidupan sosial dan ekonomi daerah.

“Tantangan pembangunan pertanian ke depan semakin kompleks. Perubahan kondisi lingkungan, kebutuhan efisiensi biaya produksi, peningkatan kualitas hasil panen, serta tuntutan pasar terhadap produk pertanian yang sehat dan ramah lingkungan menuntut kita untuk terus berinovasi,” jelas Sekda Kabupaten Malang.

Melalui kegiatan panen raya Padi Sukma pada hari ini, kita memperoleh kesempatan untuk melihat dan mempelajari penerapan inovasi pertanian, khususnya dalam pengembangan komoditas padi lokal melalui sistem budi daya yang diarahkan menuju pertanian organik berkelanjutan.

“Inovasi dan teknologi pertanian merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong efisiensi usaha tani. Namun demikian, penerapannya perlu senantiasa dilakukan secara tepat, terukur, dan disertai pendampingan yang memadai,” tutur Sekda Kabupaten Malang.

Sekda Kabupaten Malang berharap agar kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan panen raya semata, tetapi dapat dilanjutkan dengan evaluasi dan kajian terhadap hasil budi daya, termasuk produktivitas tanaman, efisiensi biaya produksi, kualitas hasil panen, serta dampaknya terhadap kondisi lahan pertanian.

Dengan demikian, setiap inovasi yang diterapkan benar-benar dapat memberikan manfaat nyata bagi petani dan menjadi bahan pertimbangan untuk pengembangan budi daya pada musim tanam berikutnya.

“Mari kita tingkatkan sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, kelompok tani, dan penyuluh pertanian. Kolaborasi yang baik akan membantu mempercepat penyebarluasan pengetahuan, meningkatkan kapasitas petani, serta membuka peluang pengembangan usaha pertanian yang lebih produktif dan berdaya saing,” tandas Sekda Kabupaten Malang.

Di akhir sambutannya, Sekda Kabupaten Malang mengajak seluruh pemangku kepentingan agar terus membangun ekosistem pertanian yang kuat dan saling mendukung.

“Pemerintah hadir melalui kebijakan dan fasilitasi, dunia usaha berperan dalam pengembangan teknologi dan kemitraan, sedangkan para petani menjadi pelaku utama yang menentukan keberhasilan pembangunan pertanian di lapangan,” pungkas Sekda Kabupaten Malang. (Prokopim/Yus)

About The Author

spot_img

Latest