MALANG – Lantunan sholawat, doa, dan zikir menggema dalam suasana penuh kekhusyukan di Majelis Maulid Watta’lim Washolna. Mengusung semangat merajut cinta dan mempererat persatuan dalam perdamaian, majelis tersebut menjadi ruang spiritual bagi masyarakat untuk memperkuat keimanan sekaligus merawat tali silaturahmi.
Kegiatan yang dipimpin KH. Zamroni itu dihadiri para jamaah, habaib, serta tokoh agama. Kebersamaan yang terbangun dalam majelis tersebut mencerminkan kuatnya nilai persaudaraan dan semangat menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
Lantunan sholawat yang diikuti secara bersama-sama menghadirkan suasana religius yang mendalam. Tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, Majelis Washolna juga menjadi wadah untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menanamkan nilai-nilai perdamaian.
Owner Turen Indah Group, Mahrus Sholeh atau yang akrab disapa Abah Mahrus, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Majelis Maulid Watta’lim Washolna.
Menurut Abah Mahrus, kegiatan sholawatan memiliki nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat. Selain memperkuat spiritualitas, majelis semacam ini juga mampu menyatukan berbagai kalangan dalam suasana penuh ketulusan, doa, dan kebersamaan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlangsung secara berkesinambungan serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan ikut menyukseskan kegiatan sholawat Majelis Washolna. Semoga kegiatan seperti ini terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Mahrus saat ditemui di kediamannya, Senin (2/11/2026) malam.
Lebih dari sekadar menghadiri kegiatan keagamaan, Abah Mahrus juga mengenang kedekatannya dengan Abah Gun atau Gunawan yang telah terjalin sejak dirinya masih menjabat sebagai anggota DPRD.
Kebersamaan tersebut, menurutnya, tidak hanya terbangun dalam hubungan personal, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial dan pembangunan fasilitas publik, khususnya masjid, musala, serta sekolah.
“Banyak cerita dan kebersamaan saya dengan Abah Gun, terutama ketika membangun masjid, musala maupun sekolah saat saya masih menjadi anggota DPRD,” ungkapnya.
Kenangan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang kebersamaan yang dilandasi semangat pengabdian kepada masyarakat. Melalui Majelis Washolna, nilai-nilai persaudaraan, kepedulian sosial, dan perdamaian kembali diteguhkan sebagai fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Guh


