SPAM Taruna Nusantara Capai 80 Persen, Dirut Tirta Kanjuruhan: Akhir 2026 Siap Operasi Layani Empat Kecamatan

More articles

Malang – Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Taruna Nusantara di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, terus menunjukkan progres signifikan. Hingga awal Agustus 2026, pembangunan infrastruktur air bersih yang didanai melalui APBN senilai Rp60 miliar itu telah mencapai 80 persen dan ditargetkan rampung pada 15 Desember 2026.

SPAM yang dibangun di kawasan SMA Taruna Nusantara (Tarnus), Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, tersebut mencakup pembangunan unit air baku, unit produksi, hingga jaringan distribusi. Keberadaan proyek ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sekolah, tetapi juga akan memberikan manfaat bagi ribuan warga di empat kecamatan di Kabupaten Malang.

Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, H. Syamsul Hadi, mengatakan pembangunan SPAM merupakan salah satu proyek strategis pemerintah untuk memperkuat layanan air minum di wilayah Malang bagian selatan yang selama ini kerap menghadapi keterbatasan pasokan air bersih.

“Kami mulai membangun SPAM ini pada tahun 2026 dengan memanfaatkan sumber air Dieng 2 yang berada di wilayah perbatasan Kecamatan Kepanjen dan Gondanglegi. Kapasitas yang dibangun mencapai 240 liter per detik, di mana sekitar 10 liter per detik dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan SMA Taruna Nusantara, sedangkan sisanya akan melayani masyarakat di Kecamatan Pagak, Donomulyo, Kalipare, dan sebagian wilayah Bantur,” ujar Syamsul Hadi usai menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan camat serta kepala sekolah di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (3/8/2026).

Ia menjelaskan, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Pekerjaan utama berupa pembangunan tandon telah selesai, sementara pembangunan broncaptering atau bangunan penangkap mata air terus dikebut dan telah mencapai sekitar 50 persen.

“Insya Allah sesuai target, seluruh pekerjaan akan selesai pada 15 Desember 2026, sehingga pada akhir tahun SPAM Sumber Dieng 2 sudah dapat dioperasikan untuk melayani SMA Taruna Nusantara dan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Syamsul Hadi mengungkapkan, keberadaan SPAM ini menjadi langkah awal pemerintah dalam mengatasi persoalan krisis air bersih di wilayah Malang selatan. Setelah proyek ini beroperasi, pihaknya berharap pembangunan jaringan distribusi dapat dilanjutkan pada tahun depan untuk menjangkau daerah-daerah yang masih mengalami kekeringan, khususnya di Kecamatan Kalipare dan Donomulyo.

Pada tahap pertama, Perumda Tirta Kanjuruhan menargetkan pembangunan jaringan bagi sekitar 3.000 Sambungan Rumah (SR). Sebagian sambungan akan melayani wilayah Kepanjen, sementara sisanya mencakup kawasan Depok, sekitar SMA Taruna Nusantara, serta wilayah pelayanan lainnya yang masuk dalam cakupan proyek.

Dengan progres yang telah mencapai 80 persen, proyek SPAM Taruna Nusantara diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam penyediaan air bersih, sekaligus memperkuat pelayanan dasar bagi masyarakat dan mendukung operasional salah satu sekolah unggulan nasional di Kabupaten Malang.

Hermin

About The Author

spot_img

Latest