Ansor Kabupaten Malang Resmi Dilantik, Siapkan Peta Kader Digital dan Akselerasi Program Nyata

More articles

Malang – Semangat Pembaruan Dan Akselerasi Organisasi mengemuka dalam pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Malang masa khidmat 2025–2029. Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Malang, Minggu (15/02/2026), menjadi penanda dimulainya arah baru pengelolaan kader yang lebih terstruktur dan berbasis data.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Malang, Fakhrurrozi, menyampaikan bahwa kepengurusan periode ini tidak lagi hanya menekankan penguatan kaderisasi, melainkan fokus pada optimalisasi peran kader di berbagai sektor strategis.

“Kader Ansor sudah terbentuk dengan baik. Tantangan berikutnya adalah bagaimana menempatkan mereka secara tepat, sesuai kapasitas dan keahliannya, agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai, keberhasilan kaderisasi dalam empat tahun terakhir menjadi fondasi kuat untuk melangkah ke tahap distribusi kader. Seluruh program kerja ke depan akan dirancang secara terukur, terencana, dan memiliki indikator capaian yang jelas.

Sebagai bagian dari langkah modernisasi organisasi, PC GP Ansor Kabupaten Malang meluncurkan sistem manajemen berbasis big data. Sistem ini akan menjadi pusat data kader, sekaligus alat pemetaan potensi sumber daya manusia yang dimiliki Ansor.

“Organisasi tidak boleh berjalan dengan asumsi. Dengan big data, kita memiliki peta kader yang jelas. Saat ada kebutuhan tenaga, peluang usaha, atau program sosial, kita sudah siap dengan data yang valid,” tegas Fakhrurrozi.

Digitalisasi ini juga mencakup administrasi organisasi, mulai dari pelaporan kegiatan, akreditasi, hingga transparansi keuangan. Seluruh struktur, dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) hingga tingkat ranting, akan terintegrasi dalam satu sistem digital.

Saat ini, jumlah kader GP Ansor Kabupaten Malang diperkirakan mencapai sekitar 20 ribu orang. Namun, Fakhrurrozi mengakui masih diperlukan pembenahan pendataan, termasuk penguatan sistem Kartu Tanda Anggota (KTA) agar lebih rapi dan terintegrasi.

“Pelantikan bukan akhir, tapi awal kerja. Setelah ini semua bidang harus langsung bergerak,” tegasnya.

Program kerja PC GP Ansor Kabupaten Malang ke depan juga akan disinergikan dengan agenda pembangunan pemerintah daerah dan nasional. Beberapa sektor prioritas meliputi ketahanan pangan, penguatan ekonomi kader, layanan sosial dan kesehatan, serta peningkatan peran pemuda dalam pembangunan masyarakat.

Dengan sekitar 20 bidang yang aktif, organisasi akan digerakkan oleh kader-kader muda yang dinilai memiliki semangat, kapasitas, dan kesiapan untuk terjun langsung di tengah masyarakat.

Dukungan dan harapan juga datang dari Penasihat Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Malang, Ali Murtadho. Ia menilai kepemimpinan Fakhrurrozi pada periode sebelumnya telah meninggalkan capaian positif yang patut dilanjutkan.

“Ansor dan Banser Kabupaten Malang punya rekam jejak yang baik. Ke depan, kekompakan dan sinergi dengan pemerintah serta seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat,” ujarnya.

Menurutnya, dominasi kader muda dalam kepengurusan—mencapai sekitar 80 persen—menjadi indikator sehatnya regenerasi organisasi.

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi dan penegasan komitmen GP Ansor Kabupaten Malang untuk tampil sebagai organisasi kepemudaan yang adaptif, profesional, dan relevan dengan tantangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai keaswajaan dan pengabdian kepada masyarakat. Guh

About The Author

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest