Padang-Keamanan dan keselamatan merupakan aspek fundamental dalam penyelenggaraan transportasi kereta api. Untuk mendukung hal tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat kolaborasi bersama stakeholder, termasuk melalui audiensi Direktur Operasi, Infrastruktur dan Keselamatan Area 2 KAI (DN), Dadan Rudiansyah didampingi Kepala KAI Divisi Regional II Sumatera Barat, Lutfi Wijaya dengan Panglima Komando Daerah Militer XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., di Markas Kodam XX/TIB, Padang, Kamis (22/10).
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan lintas instansi dalam menjaga keamanan lingkungan operasional perkeretaapian, melindungi prasarana, serta mendukung kelancaran perjalanan kereta api, khususnya di wilayah Sumatera Barat.
Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Direksi KAI beserta jajaran. Ia berharap hubungan baik antara KAI dan Kodam XX/TIB dapat terus dipelihara dan ditingkatkan melalui komunikasi serta koordinasi yang berkelanjutan, terutama dalam mendukung keamanan dan keselamatan operasional perkeretaapian.
Dalam pertemuan tersebut, Direktur Operasi, Infrastruktur dan Keselamatan Area 2 KAI, Dadan Rudiansyah menyampaikan bahwa sinergi dengan TNI memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan operasional kereta api. Kolaborasi antarlembaga diharapkan dapat memperkuat langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan, mendukung pengamanan aset dan prasarana perkeretaapian, serta menciptakan situasi yang kondusif bagi penyelenggaraan transportasi kereta api.
Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, menegaskan bahwa dukungan dan sinergi dengan Kodam XX/TIB menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga keamanan dan kelancaran operasional perkeretaapian di Sumatera Barat. Menurutnya, penyelenggaraan transportasi kereta api tidak hanya membutuhkan kesiapan sarana dan prasarana, tetapi juga dukungan lintas instansi untuk menciptakan lingkungan operasional yang aman dan kondusif.
“Sinergi dengan Kodam XX/TIB diharapkan semakin memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan perjalanan kereta api dan prasarana perkeretaapian di wilayah Sumatera Barat. Kami berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan layanan kereta api berjalan aman, andal, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat,” ujar Lutfi.
Lebih lanjut, bagi KAI Divre II Sumbar, kolaborasi lintas instansi merupakan bagian dari upaya menjaga keandalan layanan kereta api di tengah kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang. Dukungan para pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan serta mendukung keberlangsungan operasional sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing.
Audiensi tersebut turut dihadiri EVP Kesehatan Kerja, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan Area 2 KAI, Laksamana Muda TNI Kisdiyanto, M.Tr.Opsla, VP Keamanan Area 2 KAI, Kolonel INF Asep Rokhyana S.H., Kasdam XX/TIB Brigjen TNI Heri Prakosa Ponco Wibowo, Irdam XX/TIB Brigjen TNI Heri Susanto, Kapoksahli Kodam XX/TIB Brigjen TNI Benny Febrianto, Manager Pengamanan Divre II Sumbar, Kolonel Laut (P) Surya Ari Muryanto, CTMP., CHRMP, serta Manager Keuangan dan SDM KAI Divre II Sumbar, Aries Tri Mulyo.
Melalui kolaborasi yang berkesinambungan, KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus memperkuat aspek keamanan dan keselamatan sebagai fondasi pelayanan transportasi publik. Sinergi dengan Kodam XX/TIB diharapkan dapat mendukung terwujudnya operasional kereta api yang aman, tertib, dan andal serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perkeretaapian.
( Rz/Ns)


