*SUKOHARJO* – Selain sasaran fisik jalan, talut, dan RTLH, TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo juga menyentuh sektor pertanian. Satgas TMMD membangun bantuan sumur bor untuk kelompok tani di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol.
Sumur bor dengan kedalaman 60 meter ini dibangun di lahan pertanian Desa Parangjoro. Selama ini petani di wilayah tersebut kesulitan air saat musim kemarau. Sawah sering kekeringan karena jauh dari sumber irigasi.
Proses pengeboran dikerjakan anggota Satgas TNI bersama warga. Mesin bor diturunkan langsung ke lokasi, sementara warga membantu menyiapkan lokasi dan pengamanan.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra S.E, mengatakan sumur ini diharapkan jadi solusi jangka panjang.
“Petani adalah tulang punggung pangan. Melalui TMMD ini kita berikan bantuan sumur bor agar saat kemarau mereka tetap bisa tanam. Ini bentuk kepedulian TNI untuk ketahanan pangan di Parangjoro,” ujarnya.
Suhardi, Ketua Kelompok Tani Makmur Jaya mengaku sangat terbantu.
“Alhamdulillah. Sudah bertahun-tahun kami nunggu sumur. Kalau kemarau, sawah kami kering. Sekarang ada bantuan dari TMMD Kodim Sukoharjo. Nanti bisa untuk mengairi 5 – 10 hektar sawah warga. Terima kasih Bapak TNI,” ucapnya haru.
Kepala Desa Parangjoro Hardiman S.H, menyampaikan, bantuan sumur ini sangat strategis.
“Dengan adanya sumur, produktivitas petani bisa naik. Masa tanam tidak tergantung hujan lagi. Ini investasi untuk kesejahteraan warga Parangjoro ke depan,” ungkapnya.
Dansatgas TMMD Kodim 0726/Sukoharjo menegaskan, TMMD tidak hanya membangun fisik, tapi juga menggerakkan ekonomi warga.
“Air adalah denyut nadi pertanian. Semoga sumur ini dirawat bersama agar manfaatnya dirasakan turun-temurun,” tegasnya.
Pembangunan sumur bor ditargetkan selesai bersamaan dengan penutupan TMMD Reg ke-129 , dan akan diserahterimakan kepada kelompok tani.
*TMMD Reg ke-129 TA. 2026*
*“TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”*


