Prajurit Terbaik Rindam VI/Mulawarman Perkuat Pelatih Pratugas di Pusdiklatpassus

More articles

Bandung Barat – Sebanyak lima prajurit terbaik dari Rindam VI/Mulawarman mendapat kepercayaan untuk bergabung dengan Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) sebagai pelatih dalam program latihan pratugas bagi prajurit yang akan diberangkatkan ke wilayah penugasan Papua.

Program pelatihan tersebut diperuntukkan bagi personel dari Yonif Raider 600/Modang, Yonif Raider 300/Brajawijaya, Yonif 623/Bhakti Wira Utama, serta unsur Marinir yang sedang dipersiapkan menghadapi berbagai tantangan tugas operasi di Papua.

Dari lima prajurit yang dikirim Rindam VI/Mulawarman, salah satu yang menonjol adalah Serda Abdul Anasril, yang akrab disapa Abil. Berbekal pengalaman, dedikasi, serta kemampuan kepelatihan yang dimiliki, Abil dipercaya mengikuti program kaderisasi dan penguatan kemampuan pelatih di Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung Barat.

Selama kurang lebih dua setengah bulan mengikuti rangkaian pendidikan dan latihan, Serda Abdul Anasril mendapatkan berbagai materi serta pembekalan langsung dari para instruktur berpengalaman. Ilmu dan keterampilan yang diperoleh tidak hanya menjadi bekal pribadi, tetapi juga langsung diaplikasikan dalam melatih para prajurit yang akan melaksanakan tugas operasi.

Usai menyelesaikan program tersebut, Abil bersama para pelatih lainnya langsung diterjunkan untuk memberikan pelatihan pratugas kepada prajurit di daerah latihan Situ Lembang, Jawa Barat. Berbagai materi diberikan, mulai dari kemampuan taktis, navigasi medan, ketahanan fisik, hingga kesiapan mental dalam menghadapi dinamika penugasan di wilayah operasi.

Kepercayaan yang diberikan kepada Serda Abdul Anasril menjadi kebanggaan tersendiri bagi Rindam VI/Mulawarman. Kehadirannya sebagai pelatih di lingkungan Pusdiklatpassus menunjukkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki satuan serta komitmen dalam mendukung keberhasilan tugas-tugas TNI di berbagai wilayah Indonesia.

Catatan EYD: Perbaikan utama meliputi penulisan angka (“dua setengah bulan”), pilihan kata (“mendapatkan” → tetap baku), penghilangan kata yang berulang, serta penyempurnaan struktur kalimat agar lebih sesuai gaya berita. Butet

About The Author

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest