JOMBANG – Kedekatan TNI dengan masyarakat terus ditunjukkan oleh personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 0814/Jombang. Tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur, para prajurit juga aktif menjalin kebersamaan dengan warga melalui kegiatan sehari-hari.
Hal tersebut terlihat pada Senin (26/10/2026) di Dusun Waturupit, Desa Pojokklitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang. Di sela-sela kegiatan pembangunan, sejumlah personel Satgas TMMD menyempatkan diri membantu warga menata dan membalik rajangan daun tembakau yang dijemur di atas widik atau anyaman bambu.
Bagi warga setempat, tembakau merupakan salah satu komoditas unggulan yang berperan penting dalam menopang perekonomian keluarga, khususnya saat musim kemarau. Keterlibatan anggota Satgas dalam aktivitas tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.
Ibu Rumi, salah seorang warga setempat, menyampaikan rasa senang dan terima kasih atas kepedulian anggota Satgas TMMD yang turut membantu kegiatan penjemuran tembakau.
“Senang sekali melihat bapak-bapak TNI mau membaur dan membantu kami menjemur tembakau. Kehadiran mereka bukan hanya membangun jalan dan fasilitas desa, tetapi juga dekat dengan masyarakat. Semoga kebersamaan ini terus terjalin,” ungkap Ibu Rumi.
Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0814/Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Melalui program TMMD, kami tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berupaya membangun kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat. Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya, termasuk dengan membantu aktivitas warga dan mendukung perekonomian masyarakat,” ujar Dansatgas.
Kebersamaan ini sekaligus menjadi sarana komunikasi sosial (Komsos) untuk mempererat silaturahmi serta mendengarkan secara langsung aspirasi dan harapan para petani.
Melalui kegiatan sederhana tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0814/Jombang menegaskan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya terwujud melalui pembangunan fisik, tetapi juga lewat kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.


