Sibolga– Kebakaran hebat melanda Pasar Nauli Sibolga di Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, Sabtu (11/7/2026) malam. Sedikitnya 500 kios dan lapak pedagang hangus dilalap api, dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 miliar. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Api pertama kali terlihat sekitar pukul 21.00 WIB dari bagian atas salah satu kios sembako milik NM. Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan dengan cepat menjalar ke kios-kios lain yang berdempetan, memicu kepanikan para pedagang dan warga di sekitar lokasi.
“Kami melihat api muncul dari atas kios, lalu langsung berteriak meminta pertolongan. Warga berusaha memadamkan api menggunakan ember sambil menghubungi kepala pasar dan petugas pemadam kebakaran,” ujar Gea, salah seorang saksi mata.
Saksi lainnya, Kennedy, segera menghubungi Call Center 110 Polres Sibolga setelah mendengar teriakan warga dan melihat api terus membesar.
Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman melibatkan lintas instansi. Pemerintah Kota Sibolga mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran, dibantu dua unit dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, dua unit mobil tangki PDAM Sibolga, satu unit dari Kodim 0211/Tapanuli Tengah, serta satu unit armada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Sibolga.
Selain petugas pemadam kebakaran, personel Polres Sibolga, TNI, BPBD, Satpol PP, dan warga turut berjibaku memadamkan api serta mencegah kobaran merembet ke bangunan di sekitarnya. Setelah berlangsung hampir delapan jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
Di tengah upaya pemadaman, Polres Sibolga juga mengerahkan personel untuk mengamankan lokasi kejadian. Kapolres Sibolga melalui Kabag Ops memimpin langsung pengamanan, sementara personel Samapta, piket fungsi, dan Polsek Sibolga Sambas melakukan evakuasi barang milik pedagang, sterilisasi tempat kejadian perkara (TKP), serta pengaturan arus lalu lintas guna memperlancar proses penanganan kebakaran.
Usai api berhasil dipadamkan, Satreskrim Polres Sibolga bersama Polsek Sibolga Sambas langsung melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara api berasal dari bagian atas kios sembako milik NM, namun polisi belum menyimpulkan penyebab pasti dan mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” ujar petugas kepolisian di lokasi.
Wr. Warasi


