Medan Belawan – Kekerasan jalanan kembali meletus di Medan Belawan. Tawuran antar kelompok pemuda pecah pada Selasa malam (22/04/2025) sekitar pukul 18.30 WIB di Jalan KL Yos Sudarso KM 22, tepatnya di kawasan simpang Sicanang, Belawan. Bentrokan tersebut melibatkan pemuda dari wilayah RSU PHC Belawan dan Kampung Kurnia, Kecamatan Medan Belawan.
Aksi brutal ini membuat suasana di Belawan kembali mencekam. Jalanan mendadak lumpuh, pengguna jalan terpaksa menghentikan kendaraan mereka karena takut menjadi korban salah sasaran.
“Kami dengar suara benturan keras, teriakan, dan melihat beberapa orang melempar batu di jalan. Tak berani melintas,” ungkap salah satu warga yang melintasi lokasi kejadian.
Ironisnya, peristiwa ini hanya berselang sehari dari tawuran mematikan yang terjadi di Jalan TM Pahlawan Belawan. Meski telah menelan korban jiwa, bentrokan antar pemuda masih terus berulang, seolah menjadi “tradisi berdarah” yang tak kunjung usai.
Warga menilai lemahnya pengawasan dan minimnya tindakan tegas dari aparat hukum menjadi penyebab utama terus maraknya aksi kekerasan ini.
“Sudah sering terjadi, tapi tak pernah ada langkah serius. Kami trauma, apalagi yang punya anak sekolah atau harus bekerja lewat jalan ini tiap hari,” ujar seorang ibu rumah tangga.
Masyarakat mendesak pihak kepolisian untuk segera meningkatkan patroli rutin, membongkar akar konflik antar kelompok pemuda, serta menindak tegas para pelaku untuk memberi efek jera.
“Jangan tunggu ada korban lagi. Polisi harus bergerak cepat, bukan sekadar datang setelah kejadian,” tegas seorang tokoh masyarakat Belawan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai jumlah korban atau pelaku yang diamankan. Namun situasi di lokasi sudah mulai terkendali menjelang malam.
Man







