Batam – Topeng keberanian Bareskrim Polri dalam memberantas sarang racun narkoba di Kepulauan Riau mulai terkelupas dan membusuk! Publik tidak bisa lagi dibodohi oleh sandiwara penggerebekan yang terkesan tebang pilih. Penindakan di HH CLUB, Planet 3.0 Pub & KTV, V Club, N CLUB, hingga Newton P2, Planet 1, dan F1 Club di kompleks Hotel Planet Holiday pada Sabtu (15/8/2026) tak lebih dari sekadar panggung drama komedi jika tempat yang paling beracun justru sengaja dilindungi!
Kini, pertanyaan paling menohok menghantam tepat di jidat korps penegak hukum: Apakah Bareskrim Polri benar-benar punya taji, atau cuma jadi algojo suruhan bertema “pesanan” yang mendadak ciut dan mati kutu di hadapan Hotel Pacific Palace?!
Pacific Palace: Benteng Narkoba yang Mengencingi Penegakan Hukum!
Dugaan peredaran narkoba di club malam Hotel Pacific Palace bukan lagi sekadar rahasia umum—ini adalah tamparan keras yang membakar muka institusi Bareskrim! Aktivitas haram di sana diduga sudah pada tahap gila-gilaan, terbuka, dan seolah mengejek hukum di Republik ini.
Mengapa club malam lain dihancurkan hingga rata dengan tanah, sementara Hotel Pacific Palace melenggang bebas tanpa tersentuh sedikit pun? Apakah ada oknum yang sudah kenyang “menikmati upeti” hingga membuat mata dan telinga Bareskrim mendadak buta dan tuli?!
Jika Bareskrim Polri hanya berani menyikat tempat-tempat kecil tapi menderam takut saat melihat nama Hotel Pacific Palace, maka tak ada kata lain yang lebih pantas selain: PENAKUT DAN TIDAK PUNYA NYALI! Penindakan tebang pilih adalah bentuk pengkhianatan paling hina terhadap rakyat!”
Mana Taji Bareskrim?! Jangan Cuma Garang di Panggung Pesanan!
Masyarakat Batam dan Kepulauan Riau sudah muak melihat permainan penegakan hukum yang beraroma “pesanan bisnis”. Penggerebekan beruntun kemarin bakal dicatat sejarah sebagai aksi pengalihan isu yang murah jika dugaan sarang narkoba di Pacific Palace tidak diratakan sampai ke akar-akarnya!
Hari ini, investigasi.news menantang dan menuntut ketegasan Bareskrim Polri di depan publik:
1. Mana taji kalian?! Berani atau tidak merangsek masuk dan menggulung seluruh jaringan narkoba di dalam club malam Hotel Pacific Palace?
2. Apakah hukum di negeri ini benar-benar berlaku untuk semua, atau Pacific Palace memang kawasan suci yang kebal dari sergapan polisi?
Sikat Pacific Palace Sekarang atau Mengaku Kalah!
Gelar kebanggaan Bareskrim Polri kini berada di titik terendah. Rakyat tidak butuh pidato manis, rilis pers kosong, atau seragam gagah tanpa tindakan!
Tunjukkan tahi lalat keberanian kalian! Sikat dan hancurkan peredaran narkoba di Hotel Pacific Palace hari ini juga, atau akuilah secara terbuka di hadapan rakyat bahwa Bareskrim Polri memang tidak punya nyali dan sudah melipat lutut di hadapan penguasa Pacific Palace!
Fransisco chrons


