Pemkab Muba Perkuat Tata Kelola Data Lewat Interview EPSS 2026, Wujudkan Ekosistem Satu Data Indonesia

More articles

Sekayu – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola data yang berkualitas, akurat, dan terintegrasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Interview Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 yang digelar secara virtual di Ruang Virtual Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Muba, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan yang difasilitasi Badan Pusat Statistik (BPS) ini menjadi bagian penting dalam mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral sekaligus memperkuat implementasi Satu Data Indonesia (SDI) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Banyuasin yang diwakili Kepala Bidang Komunikasi Publik, Jerry Rinoldy, ST., MT.

Dalam sambutannya, Jerry menegaskan bahwa EPSS bukan sekadar proses penilaian administratif, tetapi merupakan instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola data sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

“Melalui EPSS, pemerintah daerah dapat mengukur sejauh mana kualitas penyelenggaraan statistik sektoral telah memenuhi prinsip data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia,” ujarnya.

Pada pelaksanaan EPSS Tahun 2026, evaluasi difokuskan pada dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Banyuasin sebagai wali data serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Musi Banyuasin sebagai produsen data sektoral.

Selama proses interview, Tim Penilai Badan (TPB) dari BPS melakukan pendalaman melalui diskusi, klarifikasi dokumen, serta verifikasi berbagai bukti pendukung yang disampaikan oleh perangkat daerah.

Evaluasi mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari tata kelola data, kualitas data sektoral, penerapan standar data dan metadata, interoperabilitas data, hingga efektivitas koordinasi antarlembaga dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyampaikan apresiasi kepada Tim Penilai Internal (TPI) maupun Tim Penilai Badan (TPB) BPS atas pelaksanaan evaluasi yang dinilai memberikan banyak masukan konstruktif bagi peningkatan kualitas pengelolaan data daerah.

Pemkab Muba menegaskan bahwa hasil evaluasi EPSS akan menjadi pijakan penting dalam menyempurnakan tata kelola statistik sektoral sekaligus meningkatkan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kabupaten Musi Banyuasin.

Dengan data yang semakin berkualitas, pemerintah optimistis proses perencanaan pembangunan, pengambilan keputusan, hingga pelayanan publik akan menjadi lebih efektif, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri Tim Penilai Badan (TPB) BPS yang dipimpin Nukke Anastasiyah, SST, didampingi Yogi Kurniawan, A.Md, dan Redi.

Sementara dari BPS Kabupaten Musi Banyuasin hadir M. Hamzah Pansyuri, SE., M.P. selaku Ketua Sektoral dan Elisa Fitria, S.Si. selaku Kepala Subbagian Umum.

Turut mengikuti kegiatan tersebut jajaran Diskominfo Muba, DPPKB Muba, Bappeda Kabupaten Musi Banyuasin, serta Tim Penyelenggara Satu Data Muba, sebagai bentuk sinergi lintas perangkat daerah dalam membangun ekosistem data yang akurat, terpadu, dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah daerah dan BPS, Kabupaten Musi Banyuasin optimistis mampu mewujudkan tata kelola statistik sektoral yang semakin matang, sehingga menjadi fondasi kuat dalam mendukung pembangunan daerah berbasis data yang berkualitas dan terpercaya.

Edi 

About The Author

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest