Dharmasraya – Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Dharmasraya, Selasa (2/6/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), staf ahli bupati, para asisten Sekretariat Daerah, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian, aparatur sipil negara (ASN), personel TNI-Polri, Korpri, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan (Ormas/OKP), pelajar SD, SMP, SMA/SMK, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Dharmasraya.
Bertindak sebagai Komandan Upacara, Ipda Nanang Prawar Triwahyudi, SH, yang menjabat sebagai KBO Sat Intelkam Polres Dharmasraya. Sementara Perwira Upacara dijabat oleh Peltu Agus Rinalto selaku Wadanramil 03 Pulau Punjung.
Pengibaran Bendera Merah Putih dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Dharmasraya Tahun 2025. Pembawa baki bendera dipercayakan kepada Ifa Nabila Lubis, siswi SMA Negeri 1 Sitiung. Para anggota Paskibraka tersebut berada di bawah pembinaan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Dharmasraya dengan pelatih Dr. Amar Salahuddin.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia pada peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.”
Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menjadikan Asta Cita sebagai kompas utama pembangunan nasional. Delapan misi besar tersebut diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 juga menjadi ajakan bagi seluruh elemen bangsa, mulai dari akademisi, praktisi, tokoh masyarakat hingga generasi muda, untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan Boedi Oetomo dalam berbagai aspek kehidupan. Semangat tersebut diwujudkan melalui penguatan solidaritas sosial, peningkatan literasi digital, pengembangan sumber daya manusia, serta pembangunan yang berorientasi pada kemajuan bersama.
Sementara itu, peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, sekaligus pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai persatuan, gotong royong, toleransi, dan keadilan sosial dinilai tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026, pemerintah berharap seluruh elemen masyarakat semakin memperkuat persatuan dan kesatuan, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, mandiri, dan sejahtera. Deky

