Pasaman-Pemerintah Kabupaten Pasaman terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui Program Unggulan Pekan Kreativitas Anak Nagari (PKAN).
Di bawah kepemimpinan Welly Suhery bersama H. Parulian, pembangunan generasi muda kini menjadi fokus utama demi mewujudkan generasi emas Pasaman yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing.
Program PKAN hadir sebagai wadah pengembangan kreativitas anak nagari hingga ke seluruh wilayah kenagarian di Kabupaten Pasaman. Melalui program tersebut, pemerintah daerah berupaya membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, inovasi, serta potensi ekonomi berbasis nagari.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pasaman, Teddy Marta, didampingi Sekretaris DPM Yossi Nasution, saat jumpa pers di Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika Pasaman, Selasa (19/5/2026), mengatakan bahwa PKAN menjadi salah satu program strategis unggulan pemerintahan Welly–Parulian dalam menjawab kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan, ekonomi kreatif, seni budaya, hingga transformasi digital di tingkat nagari.
Menurut Teddy Marta, PKAN mencakup berbagai sektor penting seperti seni budaya, olahraga, kewirausahaan, keterampilan, teknologi digital, literasi, dan edukasi. Program tersebut juga menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya daerah.
Ia menjelaskan, PKAN juga mendorong lahirnya inovasi di sektor pariwisata melalui pengembangan ekowisata berbasis lingkungan. Salah satu contohnya adalah pengembangan kawasan wisata Sundata yang melibatkan pemerintah nagari dan masyarakat secara langsung dalam membangun destinasi wisata yang produktif dan berkelanjutan.
Keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat program PKAN dibuktikan melalui lahirnya berbagai regulasi pendukung, mulai dari Peraturan Bupati Tahun 2026 tentang Pedoman Penyusunan APB Nagari hingga pembentukan Satgas PKAN melalui keputusan Kepala DPM Tahun 2026. Pembentukan PKAN sendiri telah dimulai sejak tahun 2025 melalui pembentukan Badan Pengelola PKAN dan resmi diluncurkan di tingkat kabupaten pada 20 September 2025.
Sejak Maret 2026, pemerintah daerah juga melakukan pendampingan intensif melalui program SAPA Nagari. Hasilnya, hingga 14 April 2026 sebanyak 62 PKAN telah terbentuk di seluruh kenagarian di Kabupaten Pasaman atau mencapai 100 persen target pembentukan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan Kabupaten Pasaman, Aprialdi Said, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan PKAN di Pasaman. Menurutnya, berbagai potensi budaya dan pariwisata daerah akan terus dimaksimalkan guna mendukung aktivitas dan kreativitas generasi muda, termasuk melalui pemberdayaan pemuda di bidang traveling dan promosi wisata daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman, Ariswan, menilai PKAN juga berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan aktif pelaku UMKM dalam berbagai kegiatan.
Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi seperti Institut Seni Indonesia Padang Panjang, PKAN diyakini mampu menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda Pasaman yang kreatif, tangguh, inovatif, dan siap membawa daerah menuju masa depan yang lebih maju. (Maryong)

