Pasaman – Tumpukan sampah menggunung di kawasan Pasar Rao, Kabupaten Pasaman, dalam dua pekan terakhir. Kondisi ini dikeluhkan warga dan pedagang karena dinilai mengganggu kenyamanan serta aktivitas jual beli di pusat perekonomian masyarakat tersebut.
Pantauan di lapangan, sampah terlihat menumpuk di sekitar kontainer pasar. Bau tak sedap mulai tercium, terutama saat siang hari ketika cuaca panas. Area pasar pun tampak kumuh dan kurang tertata akibat belum terangkutnya sampah secara maksimal.
Salah seorang warga Rao, PN (47), saat diwawancarai media ini, Rabu (11/2), mengatakan penumpukan sampah sudah berlangsung sekitar dua minggu.
“Sudah kurang lebih dua minggu belum diangkut normal. Baunya mulai menyengat, apalagi kalau cuaca panas. Kami khawatir dampaknya terhadap kesehatan karena ini pasar, tempat orang ramai beraktivitas,” ujarnya.
Ia berharap pengangkutan sampah segera kembali normal agar kebersihan Pasar Rao tetap terjaga.
“Pasar ini wajah ekonomi masyarakat. Kalau kotor tentu tidak enak dilihat,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PRKPLH) Kabupaten Pasaman, Hasrizal, S.Sos melalui Kepala Bidang Kebersihan Irwan Rudi, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Rabu malam, membenarkan adanya kendala dalam pengangkutan sampah.
Menurut Irwan, kendaraan amrol pengangkut kontainer mengalami kerusakan dan sedang dalam proses perbaikan sejak Sabtu lalu.
“Kendaraan amrol pengangkut kontainer sedang diperbaiki sejak Sabtu hingga hari ini, Rabu. Jadi kontainer di Pasar Rao belum terangkut secara maksimal,” jelasnya.
Ia menambahkan, kerusakan terjadi akibat faktor usia armada yang sudah cukup lama beroperasi.
“Mobil rusak karena usia kendaraan sudah tua. Begitu selesai diperbaiki, akan langsung kami angkut sampai bersih. Bahkan bisa tiga sampai empat kali dalam sehari untuk mengejar ketertinggalan,” katanya.
Pihak dinas memastikan pengangkutan akan dilakukan secara intensif setelah armada kembali normal. Warga berharap persoalan ini segera teratasi agar kebersihan Pasar Rao terjaga dan aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu.
(Fajar)

