Banner iklan Muba

Pemkab Pasaman Barat Apresiasi SD El Ma’arif, Cetak Generasi Qurani Lewat Sistem Boarding School

More articles

Pasbar –Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mengapresiasi kontribusi SD El Ma’arif dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik dan memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini.

Apresiasi itu disampaikan Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pasbar, Harlina Syahputri, saat mewakili Bupati Pasbar pada Wisuda Baca Tulis Al-Qur’an Kelas IV Angkatan ke-20 SD El Ma’arif. Acara digelar di Mushalla Asrama SD El Ma’arif Sukomananti, Kecamatan Pasaman, Selasa (2/6).

“Atas nama Pemkab Pasbar, kami mengapresiasi SD El Ma’arif yang mampu mengombinasikan pendidikan umum dengan sistem boarding school dan pendidikan agama. Model seperti ini menjadi salah satu yang khas dan unggul di Pasaman Barat,” ujar Harlina.

Menurut Harlina, konsep pendidikan SD El Ma’arif mengintegrasikan pendidikan umum, sistem asrama, serta pembinaan keagamaan. Sejak kelas I, siswa dibimbing membaca Al-Qur’an, lalu ditingkatkan hingga memahami, mencintai, dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengingatkan orang tua agar terus mendukung pendidikan anak hingga tuntas. Menurutnya, lingkungan asrama memberi nilai tambah karena anak mendapat pengawasan dan pembinaan berkelanjutan dari ustaz dan ustazah.

“Kita sebagai orang tua tidak mungkin mengawasi anak 24 jam. Karena itu, keberadaan asrama penting untuk membentuk akhlak dan karakter Islami anak,” katanya.

Kepada para wisudawan, Harlina berpesan agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di tengah tantangan sosial generasi muda saat ini. “Ke mana pun kalian melanjutkan pendidikan, jangan pernah meninggalkan Al-Qur’an. Jadikan Al-Qur’an sebagai pegangan dalam mengambil keputusan,” pesannya.

Sementara itu, Kepala SD El Ma’arif Pasaman Barat, Refi Sandria, mengatakan sekolah yang telah berdiri 29 tahun ini menggelar Wisuda BTQ Angkatan ke-20 sebagai upaya mendukung peningkatan literasi Al-Qur’an peserta didik.

Refi menegaskan, kemampuan baca tulis Al-Qur’an menjadi bekal penting untuk pendidikan lanjutan. Hal itu sejalan dengan kebijakan Pemkab Pasbar yang mensyaratkan Surat Tanda Baca Al-Qur’an sebagai dokumen pendukung untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Ke depan, kemampuan baca tulis Al-Qur’an akan semakin penting sebagai indikator kesiapan siswa. Karena itu, pembinaan Al-Qur’an sejak usia dini harus terus diperkuat,” ujar Refi.

Wisuda BTQ berlangsung khidmat dan dihadiri guru, orang tua siswa, serta tamu undangan. (Dila)

About The Author

spot_img

Latest