Polemik pelaksanaan dalam 24 paket Peningkatan Jalan Lingkungan milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) nampaknya bakal menjadi Uji Nyali bagi Kejaksaan Negeri (Kejari) yang baru dilantik.
Pasalnya, belum genap sebulan usai dikerjakan namun sudah menjukan kerusakan, seperti bahu jalan mulai retak, batu/agregat mulai bertaburan, jalan bergelombang, dan hampir sepanjang badan jalan ditumbuhi rumput liar.
Zulkarnaen, selaku pengamat Pembangunan Daerah. Melalui sambungan via WhatsApp, Sabtu (03/07/2025). Menegaskan bahwa pemberitaan media dapat menjadi pintu masuk bagi APH (Aparat Penegak Hukum) untuk melakukan penyelidikan.
“Kejari Tubaba harus bertindak mengusut masalah ini. Pemberitaan media bisa menjadi pintu masuk untuk APH melakukan penyelidikan.” tegas Zulkarnaen.
Zulkarnaen menegaskan agar Kejaksaan Negeri (Kejari) segera melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang terlibat dalam pembangunan jalan lingkungan.
“Segera periksa semua pihak yang terlibat dalam proses pelaksanaan pembangunan tersebut,.”
Saat dimintai tanggapan terkait pemberitaan, Zulkarnaen mengatakan pembangunan Jaling yang menelan anggaran Miliyaran akan tetapi belum berumur jagung sudah mengalami kerusakan menjadi indikasi penyimpangan yang cukup jelas.
“Indikasi penyimpangan yang di lakukan oleh Dinas PUPR itu cukup jelas, anggaran besar tapi belum setahun bangunan sudah mengalami kerusakan. Jelas itu berpotensi merugikan Negara, karena tidak mungkin penganggaran sebuah proyek itu hanya untuk kualitas yang bertahan dalam hitungan bulan,” tanggapnya
Lebih lanjut, Kejari Tubaba juga diharapkan mampu membongkar praktik curang yang diduga dilakukan para oknum dinas PUPR pada pengelolaan Peningkatan Jalan Lingkungan di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).
“Kejari harus mengusut dugaan mainan proyek di Dinas PUPR Tubaba, agar tidak kembali terulang hal yang serupa.” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Milyaran Rupiah Proyek Peningkatan Jalan PUPR Tubaba Terindikasi Berlumur Masalah
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menganggarkan dana sekitar Rp.4.502.881.700 tahun anggaran 2025 untuk Peningkatan Jalan Lingkungan yang terbagi menjadi 24 paket. Namun dalam pelaksanaannya diduga kuat dikerjakan secara asal-asalan.
Hal itu terlihat jelas dari hasil pekerjaan dilapangan, meskipun baru berumur kurang lebih satu bulan. Akan tetapi, peningkatan jalan lingkungan tersebut mulai menunjukkan kendala, seperti batu/agregat mulai bertaburan, jalan bergelombang, dan hampir sepanjang badan jalan ditumbuhi rumput liar.
Kuat Dugaan hal itu di sebabkan pengaplikasian aspal cair yang kurang serta penghamparan material yang diduga terlalu tipis, disinyalir hanya menghasilkan konstruksi jalan dengan ketebalan hanya berkisar 0.5 cm hingga 2cm saja.
Kuat dugaan Proyek Jalan Lingkungan DPUPR Tubaba dikerjakan asal asalan tanpa adanya pengawasan. Sehingga secara kualitas meragukan.
Seperti, Jalan lingkungan di Tiyuh Penumangan Baru suku 6 (2006.003) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), yang dikerjakan oleh CV. AKBAR BROTHER MANDIRI, dengan pagu anggaran Rp148.863.000. Peningkatan jalan lingkungan tersebut dengan panjang 200m, lebar 3m, dan ketebalan 1-2cm saja.
Selanjutnya, peningkatan jalan lingkungan di Tiyuh Tirta Kencana suku 8 (2008.001) dikerjakan oleh CV AKBAR BROTHER MANDIRI dengan pagu anggaran Rp250.000.000 tahun 2025. peningkatan jalan lingkungan tersebut merupakan proyek tambal sulam dari pekerjaan Lapen sebelumnya. Kuat dugaan pekerjaan tersebut hanya menghasilkan (Latasir) dengan ketebalan sekitar 0.5cm hingga 1cm saja setelah dipadatkan, panjang antara 250m sampai 300m dan lebar sekitar 3m saja.
Begitu juga, peningkatan Jalan Lingkungan Panaragan Jaya (Arah Mushola Lembah Meza) (1007.005) dengan jenis hotmix dan talud penahan tanah. Dikerjakan oleh CV AMALAN BERKAH dengan pagu anggaran Rp300.000.000,00 tahun anggaran 2025. pekerjaan tersebut hanya menghasilkan (Hotmix) dengan panjangan diperkirakan 300m-350m, lebar jalan sekitar 3m, dan untuk ketebalan sekitar 0.5 hingga 1 Cm saja setelah dipadatkan. Hal itu membuat Hotmix tersebut mudah di tumbuhi rumput liar. Bahkan talud sudah mengalami kerusakan. Kuat dugaan hal itu terjadi juga pada paket-paket lainnya.
Berdasarkan data yang dihimpun Media didapati, pada tahun 2025 DPUPR Tubaba menganggarkan dana sekitar Rp.4.502.881.700 yang di pusatkan pada 24 paket Non tender Peningkatan Jalan Lingkungan dengan jenis kegiatan terurai sebagai berikut.
1. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Sido Makmur Suku 04 (2002.001)
Pagu Rp. 250.000.000,00
HPS Rp. 249.996.049,91
VERTICAL INDONESIA PERKASA
2. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Agung Jaya Suku 01 (2001.002)
Pagu Rp. 150.000.000,00
HPS Rp. 149.988.604,54
KEENAN UTAMA MANDIRI
3. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Tunas Asri (2008.004)
Pagu Rp. 150.000.000,00
HPS Rp. 149.999.299,41
CV DAY NOL TUJUH MANDIRI
4. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Mekar Asri Rt 08 Rw 02 (1001.023)
Pagu Rp. 150.000.000,00
HPS Rp. 149.999.299,41
CV Abdi Karya Pratama
5. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Makarti Suku 02 (2004.006)
Pagu Rp. 200.000.000,00
HPS Rp. 199.996.699,51
CV SURYA JAYA ABADI KONSTRUKSI
6. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Candra Kencana (2011.014)
Pagu Rp. 200.000.000,00
HPS Rp. 199.993.134,69
CV SANDYTHA JAYA PERDANA
7. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Tunas Asri (2012.005)
Pagu Rp. 150.000.000,00
HPS Rp. 149.999.299,41
CV BANDAR SAI JAYA
8. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Mulya Jaya Suku 05 (2010.005)
Pagu Rp. 150.000.000,00
HPS Rp. 149.999.299,41
Cv Sinar Tulang Bawang
9. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Sumber Rejo (2008.006)
Pagu Rp. 200.000.000,00
HPS Rp. 199.996.699,51
CV WINDI JAYA PUTRA
10. Peningkatan Jalan Lingkungan Kelurahan Murni Jaya Suku 04 (2007.002)
Pagu Rp. 150.000.000,00
HPS Rp. 149.999.299,41
CV KALINGGA JAYA SHIMA
11. Peningkatan Jalan Lingkungan Panaragan Jaya (1007.004)
Pagu Rp. 150.000.000,00
HPS Rp. 149.999.299,41
CV SANDI SAPUTRA JAYA
12. Peningkatan Jalan Lingkungan Daya Murni Lk 01, Rt 001, Rw 001 (1001.014)
Pagu Rp. 200.000.000,00
HPS Rp. 199.996.783,36
CV SANDYTHA JAYA PERDANA
13. Peningkatan Jalan Lingkungan Panaragan Jaya (Arah Mushola Lembah Meza) (1007.005)
Pagu Rp. 300.000.000,00
HPS Rp. 299.990.781,44
CV AMALAN BERKAH
14. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Candra Kencana Suku 03 (2009.002)
Pagu Rp. 150.000.000,00
HPS Rp. 149.999.299,41
cv Dua Surya Trust
15. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Balam Jaya Rt 02 (2003.006)
Pagu Rp. 150.000.000,00
HPS Rp. 149.988.604,54
CV SUNAN MAKMUR BERSAMA
16. Peningkatan Jalan Lingkungan Tirta Kencana Suku 08 (2008.001)
Pagu Rp. 250.000.000,00
HPS Rp. 249.993.490,72
CV AKBAR BROTHER MANDIRI
17. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Penumangan Baru Suku 06 (2006.003)
Pagu Rp. 150.000.000,00
HPS Rp. 149.999.299,41
CV AKBAR BROTHER MANDIRI
18. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Pulung Kencana (2009.030)
Pagu Rp. 100.000.000,00
HPS Rp. 99.995.333,73
CV WIRA DUA MANDIRI
19. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Panaragan Rt 03 (1007.002)
Pagu Rp. 150.000.000,00
HPS Rp. 149.999.299,41
CV SANDI SAPUTRA JAYA
20. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Mulya Kencana (Ponpes Darurrohman) (2010.001)
Pagu Rp. 200.000.000,00
HPS Rp. 199.996.699,51
CV WINDI JAYA PUTRA
21. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Makarti Suku 03 Rt 09 (2004.004)
Pagu Rp. 200.000.000,00
HPS Rp. 199.996.699,51
CV WIRA DUA MANDIRI.
22. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Sumber Rejeki Suku 02 RT 09 (2013.002)
Pagu Rp. 259.001.700,00
HPS Rp. 259.000.453,38
cv Mulia Karya Cemerlang
23. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Indraloka 1 Suku 01 RT 02 (2005.004)
Pagu Rp. 240.000.000,00
HPS Rp. 239.992.441,45
CVAMALAN BERKAH.
24. Peningkatan Jalan Lingkungan Tiyuh Panca Marga Suku 02 (2001.002)
Pagu Rp. 253.880.000,00
HPS Rp. 253.878.593,71
CV ATMA AMERTA MURDIANSYAH
Beberapa masyarakat setempat mengatakan Pembangunan Jalan Lingkungan tersebut baru selesai dikerjakan. Akan tetapi, sudah mulai mengalami kerusakan dan terkesan dikerjakan secara asal-asalan, hal tersebut menimbulkan sorotan dari masyarakat.
Deny salah satu masyarakat Tiyuh Panaragan Jaya. menjelaskan, dengan kualitas yang tidak sesuai dengan harapan tidak membutuhkan waktu yang lama jalan dan talud tersebut akan mengalami kerusakan.
“Liat sendiri bang, kualitasnya aja kaya gitu.” Cetusnya, dengan nada emosi. Kamis (05/02/2026)
Senada dikatakan oleh Rendi salah satu masyarakat Tiyuh Penumangan Baru. Peningkatan jalan lingkungan hidup Tiyuh Penumangan Baru dikerjakan pada akhir bulan Desember 2025. Akan tetapi di awal bulan Januari 2026 sudah di tumbuhi rumput liar.
“Proyek itu di kerjain akhir tahun kemarin bang, cuman kok sudah ditumbuhin rumput liar” ucap Rendi. Jumat (23/01/2025)
Ayu salah satu masyarakat Tiyuh Tirta Kencana. Peningkatan jalan lingkungan yang baru berumur jagung tersebut sudah mengalami kerusakannya.
“Mungkin baru selesai dikerjakan bulan lalu bang. Cuman ini batu sudah banyak yang terlepas, sama udah ditumbuhi rumput. Sampai ujung itu bang.” Ucap Ayu Sabtu (31/01/2025)
Ayu berharap, dinas terkait dapat mengerjakan tugas dengan baik. Agar peningkatan jalan lingkungan tersebut dapat dirasakan azas dan manfaat bagi masyarakat setempat.
“Saya berharap pemerintah bisa dapat mengerjakan dengan serius, agar kami masyarakat dapat merasakan pembangunan dari pemerintah.” Harap ayu
Hingga berita ini diterbitkan, Kabid Bina Marga PUPR masih belum bisa dimintai keterangan. Fendy

