Temui Pengunjuk Rasa di Depan Mako Brimob Kwitang, Asintel Kaskostrad Terima Aspirasi Warga: ‘Terima Kasih Bapak TNI!’

More articles

Jakarta, 29 Agustus 2025 — Suasana haru bercampur lega terasa di depan Markas Komando Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat siang. Ratusan massa yang didominasi para pengemudi ojek online akhirnya membubarkan diri dengan tertib setelah bertemu dan berdialog langsung dengan Asisten Intelijen Kaskostrad (Asintel Kaskostrad) Brigjen TNI Muhammad Nas.

Momen paling menyentuh terjadi ketika sebelum meninggalkan lokasi, massa aksi secara spontan meneriakkan kalimat, “Terima kasih, Bapak TNI!” — sebuah ungkapan penghormatan dan harapan akan keadilan yang sedang mereka perjuangkan.

Dialog Penuh Kekeluargaan di Tengah Suasana Panas
Brigjen TNI Muhammad Nas, didampingi seorang Komandan Batalyon Brimob dan Perwira Menengah Marinir, turun langsung menemui perwakilan massa. Di tengah teriknya siang dan sisa aroma gas air mata yang masih terasa, suasana mediasi berlangsung penuh kehangatan dan kesabaran.
Dalam dialog tersebut, perwakilan pengunjuk rasa menyampaikan aspirasi terkait insiden meninggalnya seorang pengemudi ojek online pada Kamis malam. Mereka menuntut proses hukum yang transparan dan keadilan bagi korban.
“Pada intinya, masyarakat menyampaikan tuntutan yang pertama, agar proses yang diduga melibatkan oknum pelaku penabrakan dibuka secara transparan dan hasilnya disampaikan kepada masyarakat,” jelas Brigjen Muhammad Nas kepada wartawan, dikutip dari YouTube KompasTV.

Permintaan Pembebasan Warga dan Komitmen Tindak Lanjut
Selain meminta transparansi kasus, massa juga berharap agar warga atau pendemo yang masih ditahan dapat segera dibebaskan.
“Kalau memang ada warga atau pendemo yang masih ditahan, mereka minta dilepaskan. Tapi sampai sekarang saya belum tahu detailnya, nanti akan disampaikan langsung oleh Komandan Brimob,” ujar Brigjen Nas dengan tenang.
Ia menegaskan, seluruh aspirasi masyarakat sudah diterima dengan baik dan akan segera diteruskan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti.
“Semua apa yang disampaikan oleh warga kita, masyarakat kita, sudah didengar oleh pimpinan. Pasti akan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Seruan Menjaga Kondusivitas dan Rasa Persaudaraan
Dalam kesempatan itu, Brigjen Nas juga meminta massa untuk pulang dengan tenang dan memberi ruang kepada aparat untuk bekerja. Ia menekankan bahwa perwakilan warga akan diundang kembali ke Mako Brimob untuk mendapatkan perkembangan terbaru.
“Saya minta mereka kembali. Nanti perwakilan saja yang akan datang ke sini, jadi tidak semua lagi. Akan secepatnya kita sampaikan hasilnya,” ungkapnya.
Terkait kondisi keamanan, Brigjen Nas memastikan bahwa pengamanan tetap dilakukan secara intensif. Saat ditanya soal jaminan situasi tetap kondusif, ia menjawab singkat dengan penuh keyakinan:
“Insyaallah, aman.”
TNI dan Rakyat: Bersatu Demi Keadilan
Pertemuan antara Asintel Kaskostrad dan para pengunjuk rasa ini menunjukkan wajah humanis aparat keamanan dalam meredam ketegangan. Brigjen TNI Muhammad Nas terlihat memimpin mediasi dengan penuh empati dan berusaha menenangkan situasi setelah sempat memanas akibat dorongan massa dan tembakan gas air mata.
Di akhir mediasi, para pengemudi ojol dan warga yang hadir merasa aspirasinya didengar dan dihargai. Seruan “Terima kasih, Bapak TNI!” menggema sebagai simbol kepercayaan dan harapan baru antara masyarakat dan aparat.

Pesan Moral
Kejadian di depan Mako Brimob Kwitang ini menjadi pengingat bahwa dialog dan empati adalah kunci dalam meredakan konflik. Ketika aparat mau mendengar dan masyarakat bersedia menyampaikan aspirasinya dengan tertib, jalan menuju keadilan menjadi lebih terang.

(DivIf2KostradSingosari)

About The Author

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest