Ibu Hamil 7 Bulan Jadi Korban Penganiayaan di Belawan, Alami Pendarahan Usai Ditendang

More articles

 

Medan Belawan – Seorang ibu hamil berusia 24 tahun, Nurzannah, warga Lingkungan 22 Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, menjadi korban penganiayaan hingga mengalami pendarahan. Korban yang tengah mengandung anak pertama berusia 7 bulan itu terpaksa dilarikan ke RSU Delima Martubung untuk mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (25/03/2026) dan kini tengah ditangani Polres Pelabuhan Belawan. Kasus ini telah dilaporkan dengan nomor: LP/304/III/2026/SPK Terpadu/Polres Pelabuhan Belawan/Polda Sumut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban hendak melihat kondisi bibinya yang lebih dulu terlibat keributan dengan tetangga di Lingkungan 23 Pekan Labuhan. Namun nahas, setibanya di lokasi, korban justru menjadi sasaran kekerasan.

Diduga, seorang pria bernama Raihan alias Siba (23) menyerang korban hingga terjatuh. Dalam kondisi hamil tua, korban tak mampu mempertahankan diri dan sempat pingsan di lokasi kejadian.

“Kasihan kami lihat, Nurzannah itu pendiam orangnya. Tiba-tiba dihajar, sampai pingsan di jalan saat mau dibawa ke rumah sakit,” ungkap seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Korban sempat menjalani perawatan selama dua hari di RSU Delima Martubung sebelum akhirnya dipulangkan. Namun, setibanya di rumah, korban kembali mengeluhkan nyeri hebat di bagian pinggang hingga menjerit kesakitan. Keluarga pun dilaporkan panik melihat kondisi korban yang masih trauma dan belum pulih.

Sementara itu, berdasarkan informasi di lapangan, pelaku yang diketahui berinisial Siba diduga telah melarikan diri setelah mengetahui dirinya dilaporkan ke pihak kepolisian. Keberadaannya disebut-sebut berada di kawasan Mabar, Kecamatan Medan Deli, tepatnya di sekitar area pabrik.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Kasus ini menjadi sorotan warga karena korban merupakan perempuan hamil yang seharusnya mendapat perlindungan, bukan justru menjadi korban kekerasan.

(Raja/Shahri)

About The Author

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest