PASURUAN – Dalam upaya mendukung pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2026, Tim Sinergi Media Sosial Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan menggelar rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja serta Strategi Komunikasi Publik pada Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri seluruh anggota tim tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan strategi komunikasi publik guna meningkatkan efektivitas pengelolaan media sosial sebagai sarana penyebarluasan informasi kepada masyarakat secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.
Dalam rapat tersebut, tim melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian kinerja publikasi yang telah dilaksanakan, mulai dari tahap perencanaan konten, pelaksanaan publikasi, hingga analisis respons dan interaksi masyarakat pada berbagai platform media sosial yang dikelola instansi.
Selain meninjau capaian yang telah diraih, peserta rapat juga membahas berbagai strategi komunikasi yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi digital. Fokus pembahasan diarahkan pada peningkatan kualitas konten, konsistensi publikasi, penguatan pesan-pesan pelayanan publik, serta optimalisasi pemanfaatan media digital sebagai media edukasi dan penyampaian informasi yang cepat, akurat, serta terpercaya.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Tim Sinergi Media Sosial diharapkan mampu terus meningkatkan koordinasi, kolaborasi, dan kreativitas dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Strategi komunikasi yang terarah dan efektif dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung terwujudnya Zona Integritas sekaligus memperkuat citra positif instansi melalui keterbukaan informasi publik dan pelayanan yang responsif.
Dengan semangat kolaborasi dan perbaikan berkelanjutan, Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta mewujudkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2026.

