Gerak Cepat PUPR Sawahlunto, Jalan Ambles di Puncak Cemara Langsung Ditangani

More articles

Sawahlunto-Pasca hujan lebat beberapa hari yang lalu ditemukan sejumlah lobang-lobang yang menganga baik besar dan kecil di sejumlah jalanan Kota Sawahlunto.

Dari pantauan di lapangan, terdapat lobang yang menganga besar di jalan menuju objek wisata puncak Cemara. Diduga lobang tersebut akibat berjalannya tanah dibawah aspal dibawa air hujan, disebabkan area jalan tersebut drainasenya sudah tidak berfungsi akibat longsor lama dan hingga sekarang belum diperbaiki. Akibatnya bila hujan lebat jalanan menuju Puncer yang merupakan penurunan selalu diairi hingga beberapa hari pasca hujan lebat.

Dan terdapat juga lobang dalam di jalan kelok 16 meski berukuran lebih kecil. Namun disinyalir dari kedua jalan tersebut sangat berbahaya bagi kendaraan roda dua dan roda empat karena berada di areal penurunan, sulit untuk dihindari jika pengendara lewat dan tidak berhati-hati apalagi malam hari.

Plt Kepala Dinas PUPR Kota Sawahlunto Afridarman dihubungi via WhatsApp menyebutkan, ” tindakan awal penanggulangan sudah dilakukan untuk kedua titik jalan kota yang terdapat lobang tersebut. Tim nya langsung mengerjakan penanggulangan,” ujarnya.

Penyebab utama bencana lobang pada kedua jalan tersebut, imbuhnya untuk lobang yang dijalan kelok 16 akibat kebocoran pipa PDAM. Dan untuk jalan menuju objek wisata Puncak Cemara plat dwikernya jebol. Memang dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi dan buruknya drainase.

Namun meskipun begitu pihaknya sudah mengantisipasi dan membentuk tim mitigasi bencana di tahun 2026 ini. Anggaran sudah disiapkan untuk tim mitigasi bencana, nantinya akan ada alat berat yang siap membantu cepat bila ada longsor, seperti longsor yang menimbun drainase dari jalan ke objek wisata Puncak Cemara. ” Kita akan siap melakukan perbaikan dengan alat tersebut, termasuk juga memperbaiki plat dwiker yang jebol di jalan menuju Puncak Cemara,” jelas Afridarman.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Sawahlunto Siadi Keke menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan OPD terkait yaitu PUPR untuk segera menindak lanjuti hal tersebut. ” mengingat bahayanya bagi pengendara roda dua dan roda empat,” pungkasnya. (pin)

About The Author

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest