Pasaman-Dugaan kegagalan fungsi rem kembali menjadi perhatian setelah sebuah truk diduga mengalami rem blong hingga memicu tabrakan beruntun di Jalan Lurah Barangin, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Minggu (2/8/2026).
Kecelakaan tersebut melibatkan lima kendaraan, terdiri dari dua unit truk dan tiga mobil pribadi. Akibat insiden itu, dua orang mengalami luka-luka, sementara satu kendaraan dilaporkan terperosok ke jurang di sisi jalan.
Peristiwa ini kembali menyoroti aspek keselamatan kendaraan angkutan barang yang melintasi jalur Bonjol. Ruas jalan tersebut dikenal memiliki medan menurun, tikungan tajam, dan membutuhkan kondisi kendaraan yang benar-benar laik jalan.
Kasat Lantas Polres Pasaman, IPTU Afrizal, S.H., M.H., mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan awal mengarah pada kegagalan fungsi pengereman pada salah satu truk yang terlibat.
“Penyebab pasti kecelakaan masih kami selidiki. Dugaan awal memang mengarah pada rem blong, namun hal tersebut akan dipastikan melalui hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan teknis kendaraan, serta keterangan para saksi,” ujar IPTU Afrizal kepada sejumlah awak media, Senin (3/8/2026).
Ia menjelaskan, setelah menerima laporan kejadian, personel Satlantas Polres Pasaman langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi kendaraan, mengatur arus lalu lintas, serta mengamankan barang bukti guna kepentingan penyelidikan.
Selain itu, seluruh kendaraan yang terlibat akan menjalani pemeriksaan teknis, terutama pada sistem pengereman, untuk memastikan apakah terdapat kerusakan mekanis yang menjadi penyebab utama kecelakaan.
Kasat Lantas juga mengimbau seluruh pengemudi, khususnya sopir kendaraan angkutan barang, agar selalu melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum beroperasi, terutama saat melintasi jalur perbukitan seperti di Kecamatan Bonjol.
“Kami mengingatkan seluruh pengemudi untuk memeriksa kondisi rem, ban, dan komponen keselamatan lainnya sebelum melakukan perjalanan. Jalur Bonjol memiliki karakteristik yang cukup ekstrem sehingga kendaraan harus dipastikan dalam kondisi prima,” tegasnya.
Hingga kini, Satlantas Polres Pasaman masih melanjutkan proses penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan serta memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa.(Maryong)


