Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau terus memperkuat langkah percepatan penurunan stunting melalui penyusunan kebijakan yang berbasis data dan evaluasi. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pelaksanaan Ekspose Awal Kajian Efektivitas Kebijakan Konvergensi Stunting dalam Menurunkan Prevalensi Stunting yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Jayadikarta di Aula Bapperida Kabupaten Pulang Pisau, Rabu (25/6).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau untuk mengevaluasi secara menyeluruh efektivitas kebijakan konvergensi stunting yang selama ini telah dilaksanakan secara lintas sektor. Hasil kajian tersebut diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis sebagai dasar penyempurnaan program percepatan penurunan stunting di daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Ahmad Jayadikarta menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia dan masa depan generasi penerus di Kabupaten Pulang Pisau.
Menurutnya, keberhasilan menurunkan angka stunting tidak dapat dicapai hanya oleh satu instansi, tetapi memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, akademisi, serta seluruh elemen masyarakat.
“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang kuat agar seluruh intervensi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” ujar Ahmad Jayadikarta.
Lebih lanjut, Ahmad Jayadikarta menjelaskan bahwa pelaksanaan kajian ini merupakan langkah strategis untuk mengukur sejauh mana efektivitas berbagai program dan kebijakan yang telah dijalankan. Evaluasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang menjadi acuan dalam menyusun kebijakan yang lebih terukur, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah serta para pemangku kepentingan untuk memberikan dukungan penuh terhadap proses kajian tersebut. Menurutnya, data yang valid dan informasi yang akurat merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan yang mampu menjawab tantangan penanganan stunting secara efektif.
Kegiatan ekspose awal ini dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, tenaga kesehatan, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dalam kesempatan tersebut, tim kajian memaparkan tujuan, metodologi, ruang lingkup penelitian, serta tahapan pelaksanaan kajian yang akan menjadi dasar dalam proses evaluasi kebijakan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berharap dapat memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai implementasi kebijakan konvergensi stunting yang telah berjalan. Dengan evaluasi yang menyeluruh dan rekomendasi yang tepat, diharapkan upaya percepatan penurunan prevalensi stunting dapat semakin optimal sehingga mampu mewujudkan generasi Pulang Pisau yang sehat, cerdas, berkualitas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Supriadi


