JOMBANG — Kepala Desa Pojoklitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kemajuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TMMD ke‑130 Kodim 0814/Jombang yang kini telah mencapai 80 persen, Jumat (30/10/2026). Proyek yang dilaksanakan di Dusun Waturupit ini dinilai membawa dampak positif langsung bagi kesejahteraan warga desanya.
Kepala Desa menyebutkan, selama memimpin desa, perbaikan tempat tinggal warga memang menjadi salah satu prioritas yang sangat dibutuhkan namun belum sepenuhnya terjangkau. Kehadiran Satgas TMMD ke‑130 hadir menjawab kebutuhan tersebut dengan semangat kerja sama yang luar biasa.
“Saya mewakili seluruh masyarakat Desa Pojoklitih mengucapkan terima kasih yang sebesar‑besarnya kepada jajaran Kodim 0814/Jombang. Pengerjaan RTLH yang kini mencapai 80 persen ini bukan sekadar angka, melainkan harapan baru bagi keluarga‑keluarga yang selama ini tinggal dalam kondisi kurang layak,” ujar Kepala Desa.
Ia menambahkan, kehadiran Satgas TMMD tidak hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga membangkitkan kembali semangat gotong royong yang mengikat warga desa. Warga terlihat antusias ikut membantu setiap tahapan pengerjaan, menciptakan suasana kekeluargaan yang kian menguat.
“Yang paling membanggakan, warga ikut turun tangan membantu. Semangat ini yang akan terus kami jaga meskipun program TMMD nanti telah selesai. Rumah‑rumah yang dibangun ini akan menjadi warisan nyata kebersamaan TNI dan rakyat di Desa Pojoklitih,” tambahnya.
Kepala Desa berharap seluruh sasaran RTLH dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target, sehingga para penerima manfaat dapat segera menempati hunian yang aman, nyaman, dan layak bersama keluarga tercinta.
Bagi Pemerintah Desa Pojoklitih, program TMMD ke‑130 menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat mampu mewujudkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan warga paling mendasar.(Butet)


