Padang-Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bersama Bank Rakyat Indonesia memperkuat sinergi dalam mendorong UMK mitra binaan agar semakin mandiri, berkembang, dan memiliki daya saing. Sinergi tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan UMK bertema “Bersama Mendukung UMK Naik Kelas dan Berdaya Saing” yang berlangsung Selasa (6/10) di Ballroom Santika Premiere Hotel Padang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, Vice President of Corporate Social Responsibility KAI, Sulardi Wiyatman, Branch Office Head BRI Khatib Sulaiman Anang Sigit Harwanto, Manager Keuangan dan SDM KAI Divre II Sumbar Aries Tri Mulyo, jajaran Komite Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) KAI, serta 85 UMK mitra binaan KAI.
Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai perusahaan yang bergerak di bidang transportasi, KAI tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal, tetapi juga memiliki komitmen untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“KAI tidak hanya hadir untuk melayani pelanggan, tetapi juga senantiasa menengok kanan dan kiri untuk melihat potensi serta kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Melalui program TJSL, kami berupaya memberikan manfaat yang berkelanjutan, salah satunya melalui pemberdayaan UMK agar semakin mandiri dan mampu berkembang,” ujar Lutfi.
Menurutnya, UMK memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan tidak cukup hanya dilakukan melalui pemberian bantuan permodalan, tetapi juga perlu disertai dengan peningkatan pengetahuan, keterampilan, pengelolaan usaha, akses terhadap layanan keuangan, serta kemampuan pelaku usaha dalam beradaptasi terhadap perkembangan pasar.
“Harapannya, para mitra binaan tidak berhenti pada tahap menerima bantuan, tetapi dapat memanfaatkan berbagai pembinaan yang diberikan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usaha, memperluas pasar, meningkatkan produktivitas, dan pada akhirnya naik kelas menjadi UMK yang semakin kuat dan berdaya saing,” tambahnya.
Sementara itu, Branch Office Head BRI Khatib Sulaiman Anang Sigit Harwanto menyampaikan dukungan BRI terhadap pengembangan UMK melalui penguatan kapasitas usaha, pemanfaatan layanan perbankan, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan.
Kolaborasi antara KAI dan BRI tersebut diharapkan dapat membuka semakin banyak peluang bagi pelaku UMK untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha secara lebih profesional, termasuk dalam aspek pengelolaan keuangan dan pemanfaatan akses layanan perbankan.
Kegiatan pembinaan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian berbagai materi terkait pengelolaan dan pengembangan UMK, serta sharing session yang memberikan ruang bagi para peserta untuk berbagi pengalaman, berdiskusi, dan memperoleh wawasan mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para UMK mitra binaan dapat semakin meningkatkan kualitas produk dan layanan, memperkuat tata kelola usaha, memperluas akses pasar, serta memanfaatkan peluang kolaborasi dan ekosistem pembiayaan secara optimal,” kata Lutfi.
KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus menjalankan program TJSL yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga pada pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan. Dengan kolaborasi bersama berbagai pihak, termasuk sektor perbankan, KAI berharap UMK mitra binaan dapat tumbuh lebih mandiri, naik kelas, dan memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap penguatan ekonomi masyarakat di Sumatera Barat.
( Rz/Ns)


