BPS Padang Panjang Perkuat Desa Cantik dan Persiapan Sensus Ekonomi 2026

More articles

Padang Panjang— Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang Panjang terus memperkuat kualitas pengelolaan data di tingkat kelurahan melalui program Kelurahan/Desa Cinta Statistik (Cantik) sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai dasar pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi awal pembinaan Desa Cantik Tahun 2026 yang digelar bersama Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT) pada 16 April lalu. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong kelurahan agar mampu mengelola data secara mandiri, akurat, dan berkelanjutan.

Kepala BPS Padang Panjang Abdul Razi mengatakan, program Desa Cantik dirancang untuk memperkuat kapasitas kelurahan dalam menyediakan data kependudukan dan sosial ekonomi yang valid sebagai fondasi utama dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Data yang berkualitas menjadi fondasi penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai tata kelola data yang lebih terstruktur, mulai dari proses pengumpulan, pembaruan, hingga pemanfaatan data untuk mendukung pelayanan publik dan kebijakan pembangunan.

BPS juga menghadirkan praktik terbaik dari Kelurahan Sigando yang dinilai berhasil dalam pengelolaan data berbasis komunitas. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi contoh yang bisa diterapkan oleh kelurahan lain di Padang Panjang.

Selain pembinaan Desa Cantik, BPS turut memaparkan persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan secara nasional. Sensus ini bertujuan memotret kondisi terkini aktivitas ekonomi masyarakat sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi yang lebih akurat dan responsif.

Camat PPT Wira Jaya Septikha mendorong seluruh kelurahan agar aktif berpartisipasi dalam program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

“Meski awalnya hanya ditargetkan tiga kelurahan, kami berharap semua kelurahan dapat terlibat agar manfaatnya lebih merata,” katanya.

Melalui kolaborasi antara BPS dan pemerintah kecamatan, diharapkan kualitas data statistik di tingkat kelurahan semakin meningkat sehingga mampu mendukung pembangunan daerah yang berbasis bukti, terukur, dan berkelanjutan. (budi)

About The Author

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest