ITB-IDI Bangun Instalasi Terintegrasi Sepanjang 4,1 KM, Masalah Air Bersih di Puskesmas Koto Alam Teratasi

More articles

Palembayan – Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T. serahkan bantuan program peningkatan akses air bersih mengunakan pipa HDPE terintegrasi hidran sepanjang 4,1 km untuk warga terdampak bencana di ruangan Puskesmas Koto Alam, Kecamatan Palembayan, Jumat,(03/04)

Penyerahan itu dihadiri Bupati Agam diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Agam, Yunilson, Kadis Perkim Agam Rinaldy, Kadis PUTR Agam Ofrizon, Kalaksa BPBD Agam Rahmad Lasmono, Kadis Sosial Agam diwakili Kabid Rehsos (Rehabilitasi Sosial) Hasneril, Camat Palembayan, Kepala Puskesmas Koto Alam dan lainnya.

Pada kesempatan itu, Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T. menyampaikan, kedatangan ke Kecamatan Palembayan untuk menyerahkan perangkat instalasi pengolahan air bersih yang disumbangkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan dikerjakan oleh ITB beserta dengan Ikatan Alumni ITB Sumatera Barat bersama Yayasan Salman.

Dijelaskan, untuk instalasi yang ada di Puskesmas Koto Alam ini berkapasitas 35.000 liter perhari, yang dipasang melalui pipa sepanjang 4,1 km yang di beberapa titik yang bisa dinikmati oleh penduduk.

“Untuk puskesmas, telah mengunakan sistem filter utraviolet untuk membersihkan air, sehingga bisa dimanfaatkan langsung bagi kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

Terkait masalah air bersih, tambahnya, pihaknya mendapat informasi dari kepala puskesmas hampir dua bulan tidak bisa melayani, ” Alhamdullah setelah ada instalasi air ini telah bisa melayani pasien lagi, ” sebutnya.

“Pasca bencana banjir bandang, kita telah memasang instalasi air bersih sebanyak 63 titik, di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Agam menyampaikan apresiasi dengan bantuan dari IDI bekerjasama dengan ITB dan Yayasan Salman untuk membantu khususnya air bersih untuk puskesmas dan masyarakat di wilayah Kecamatan Palembayan.

“Semoga bantuan air bersih ini bisa dimanfaatkan.Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, kami mengucapkan terimakasih kepada IDI, ITB dan Yayasan Salman,” sebutnya.

Untuk air bersih, tambahnya, memang menjadi kendala saat pasca bencana yang melanda didaerah ini, sehingga pelayanan Puskesmas Koto Alam khususnya sempat terhenti selama dua bulan.

Sejak Instalasi pengolahan air (IPA) Puskesmas sudah ada, usai lebaran pelayanan sudah bisa dilaksanakan kembali untuk rawat inap.

“Saat ini bagi jalur pipa yang melintasi pemukinan sudah dapat mengakses dan menikmati air bersih dari depan rumah, yang sebelumnya terputus pasca bencana banjir dan longsor beberapa waktu lalu,” jelasnya.

About The Author

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest