Nagari Aia Manggih, Kecamatan Lubuksikaping, berhasil meraih prestasi Terbaik I dalam upaya percepatan penurunan stunting tingkat nagari se-Kabupaten Pasaman selama lima tahun terakhir, periode 2021–2025.
Capaian membanggakan ini merupakan hasil penilaian Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pasaman berdasarkan Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM), dengan angka penurunan stunting mencapai 12,71 persen.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, kepada Wali Nagari Aia Manggih, Abdi Yusran, pada kegiatan Rapat Evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Pasaman yang berlangsung di Lantai III Kantor Bupati Pasaman, Selasa (16/12/2025).
Ketua TPPS Kabupaten Pasaman melalui Sekretaris, Furqan, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Nagari Aia Manggih atas keberhasilannya menjadi nagari dengan capaian rata-rata penurunan angka stunting terbaik di Kabupaten Pasaman.
Keberhasilan tersebut dinilai sebagai bukti nyata komitmen Pemerintah Nagari Aia Manggih dalam melakukan berbagai upaya dan langkah konkret penurunan stunting secara terintegrasi, melalui kolaborasi yang kuat bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perangkat nagari, kader kesehatan, tenaga pendamping, hingga dukungan lintas sektor.
Ia juga mengatakan bahwa capaian yang diraih Nagari Aia Manggih menunjukkan dengan perencanaan yang tepat, pelaksanaan program yang konsisten, serta keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, upaya penurunan stunting dapat memberikan hasil yang signifikan.
“Harapan kita ke depan, prestasi ini mampu mendorong nagari-nagari lain untuk terus berinovasi dan memperkuat komitmen bersama, sehingga muara dari seluruh upaya yang kita lakukan adalah penurunan angka stunting di Kabupaten Pasaman sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” tutupnya.
Sementara itu, Wali Nagari Aia Manggih, Abdi Yusran, menyampaikan rasa syukur serta apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, termasuk tenaga kesehatan, kader posyandu, PKK, Bamus, perangkat nagari, serta seluruh masyarakat atas kerja keras dan kolaborasi yang telah membuahkan hasil nyata dalam penurunan angka stunting di Nagari Aia Manggih.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat, mulai dari jajaran pemerintah nagari, tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga masyarakat yang turut aktif dalam program pencegahan dan penanganan stunting.
“Penghargaan ini merupakan bukti nyata kerja kolektif seluruh elemen masyarakat. Pemerintah Nagari Aia Manggih akan terus berkomitmen untuk memperkuat upaya penurunan stunting demi mewujudkan generasi nagari yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan,” pungkasnya.
(Maryong)















