Pemkab Muba Pacu Penyalaan Listrik di Tiga Desa BHL, PLN Minta Dukungan Warga Pangkas Pohon Penghalang

More articles

Sekayu, Investigasi.News – Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) untuk menghadirkan listrik bagi masyarakat di wilayah pedalaman terus diperkuat. Pemkab Muba mendorong PT PLN agar segera menuntaskan penyalaan jaringan listrik di tiga desa di Kecamatan Batang Hari Leko (BHL), yakni Desa Lubuk Bintialo, Desa Sako Suban, dan Desa Pangkalan Bulian, yang selama ini masih menantikan layanan listrik.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi percepatan penuntasan penebangan dan pemangkasan tanam tumbuh yang masih menghambat operasional jaringan listrik. Rapat dipimpin oleh Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba, Akhmad Toyibir, S.STP., didampingi Kabag SDA Setda Muba, Rangga Perdana Putera, S.STP., M.Si., di Ruang Rapat Randik, Selasa (28/7/2026).

Dalam arahannya, Akhmad Toyibir menegaskan bahwa penyalaan jaringan listrik tidak hanya bergantung pada kesiapan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat yang lahannya dilintasi jaringan listrik.

Ia meminta camat dan para kepala desa segera melakukan sosialisasi serta membangun kesepahaman dengan masyarakat agar proses penebangan maupun pemangkasan pohon yang mengganggu jalur jaringan dapat segera diselesaikan.

“Saya meminta camat dan para kepala desa segera melakukan sosialisasi serta membangun kesepakatan dengan masyarakat agar proses penebangan dan pemangkasan tanam tumbuh dapat diselesaikan. Dengan begitu, PLN dapat segera menuntaskan kewajibannya dan masyarakat bisa menikmati layanan listrik yang telah lama dinantikan,” tegasnya.

Sementara itu, Manager UP2K Lides PLN, Ahmad Nurhadiyanto, menjelaskan bahwa pembangunan jaringan listrik di ketiga desa tersebut telah memasuki tahap akhir. Infrastruktur jaringan tegangan menengah (JTM) dan jaringan tegangan rendah (JTR) telah rampung dibangun, namun masih terdapat sejumlah pohon yang menyentuh atau berada sangat dekat dengan jaringan listrik.

Menurutnya, kondisi tersebut harus segera ditangani karena berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat sekaligus mengganggu keandalan pasokan listrik ketika jaringan mulai dioperasikan.

“Sebagian besar pembangunan jaringan sudah selesai. Namun masih ada beberapa titik yang membutuhkan pemangkasan bahkan penebangan pohon. Ini merupakan standar keselamatan yang harus dipenuhi agar jaringan dapat dioperasikan dengan aman, andal, dan memberikan pelayanan listrik yang maksimal kepada masyarakat,” jelas Ahmad.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Muba, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat yang selama proses pembangunan telah membantu kelancaran pekerjaan, termasuk melalui penyediaan alat berat di sejumlah lokasi.

“Kami berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut sehingga seluruh hambatan dapat diselesaikan dan listrik segera dapat dinikmati oleh masyarakat,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Sako Suban, Karhadi, menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk mendukung percepatan penyelesaian pekerjaan di lapangan. Ia mengakui masih terdapat beberapa titik yang membutuhkan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar proses pemangkasan dan penebangan pohon dapat disepakati bersama.

Menurut Karhadi, pemerintah desa bersama pemerintah kecamatan akan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami pentingnya pemangkasan pohon demi keselamatan dan kelancaran operasional jaringan listrik.

“Kami bersama pemerintah kecamatan akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Harapan kami seluruh kendala dapat segera diselesaikan sehingga jaringan listrik yang sudah dibangun bisa segera dioperasikan dan masyarakat akhirnya dapat menikmati layanan listrik secara optimal,” pungkasnya.

Dengan dukungan seluruh pihak, Pemkab Muba optimistis penyalaan jaringan listrik di Desa Lubuk Bintialo, Desa Sako Suban, dan Desa Pangkalan Bulian dapat segera terealisasi. Kehadiran listrik di tiga desa tersebut diharapkan menjadi pendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah Batang Hari Leko.

Fransisco Crons

About The Author

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest