Momentum HUT ke-19, IPeKB Pidie Jaya Turun ke Kampung: USG Ibu Hamil hingga Gerakan Orang Tua Asuh

More articles

Pidie Jaya – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) tidak sekadar diisi dengan seremoni. Di Kabupaten Pidie Jaya, momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Ketua DPC IPeKB Pidie Jaya, Yusnardi, S.Sos., organisasi tersebut berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya menggelar sejumlah kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, Jumat (24/7/2026).

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan ultrasonografi (USG) dan edukasi bagi ibu hamil, perlombaan Mars Tim Pendamping Keluarga (TPK) tingkat Kabupaten Pidie Jaya, serta Gerakan Orang Tua Asuh melalui pembagian paket nutrisi kepada keluarga yang memiliki anak berisiko stunting.

Namun, ada hal yang membuat kegiatan tersebut menjadi lebih istimewa. IPeKB Pidie Jaya tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor atau lokasi kegiatan. Para penyuluh justru turun langsung dari satu desa ke desa lainnya untuk mengantarkan paket nutrisi ke rumah-rumah penerima.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan benar-benar diterima oleh keluarga yang membutuhkan. Pendekatan langsung ke masyarakat ini juga menunjukkan bahwa program penanganan stunting tidak cukup hanya dengan sosialisasi, tetapi membutuhkan kehadiran dan kepedulian nyata di lapangan.

Ketua DPC IPeKB Pidie Jaya, Yusnardi, S.Sos., mengatakan rangkaian kegiatan HUT ke-19 tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat peran organisasi dalam memberikan edukasi dan pelayanan kepada masyarakat.

“Ya, Bang. Seperti yang saya sampaikan, kegiatan kami dalam rangka HUT ke-19 ini meliputi berbagai kegiatan, di samping kegiatan rutin yang kami laksanakan,” ujar Yusnardi.

Menurutnya, pembagian paket nutrisi sengaja dilakukan secara langsung ke rumah-rumah warga berdasarkan data yang telah diterima oleh pihaknya.

Cara tersebut dinilai lebih efektif untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Sengaja kami mendatangi rumah-rumah warga yang datanya kami terima untuk memastikan paket ini diterima oleh pihak yang pantas dan berhak. Lebih tepatnya, supaya bantuan ini benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.

Dengan pola tersebut, IPeKB Pidie Jaya berupaya memastikan tidak ada keluarga yang membutuhkan terlewatkan hanya karena tidak datang ke lokasi pembagian bantuan.

Kepedulian tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satunya Nurul Hafifah (37), warga Meunasah Raya, yang menerima paket nutrisi dari IPeKB Pidie Jaya.

Ia mengaku bersyukur atas bantuan tersebut, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit dan kebutuhan anak yang terus meningkat.

“Ya, senang, Pak. Terima kasih kepada IPeKB yang telah peduli kepada keluarga saya. Harapannya, bantuan seperti ini juga dapat diterima secara merata oleh tetangga dan keluarga lain yang bernasib sama,” ucapnya.

Momentum HUT ke-19 IPeKB Pidie Jaya pun menjadi lebih dari sekadar perayaan organisasi. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa upaya membangun keluarga sehat dan mencegah stunting membutuhkan kerja bersama, kepedulian, serta kehadiran langsung di tengah masyarakat.

Dari edukasi ibu hamil, pemeriksaan kesehatan, peningkatan kapasitas anggota, hingga pembagian nutrisi dari rumah ke rumah, IPeKB Pidie Jaya menunjukkan bahwa pelayanan masyarakat akan semakin bermakna ketika dilakukan dengan turun langsung dan memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

(Herry)

About The Author

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Latest