Kampus Indonesia, Bayar Uang Kuliah Pakai Hasil Bumi

More articles

Saat ini calon mahasiswa baru sudah ada yang lulus masuk kampus, ada yang masih ikut tahapan seleksi berikutnya melalui jalur-jalur khusus yang dibuat oleh universitas agar diterima. Namun ada yang masih menjadi persolan, yaitu ketika diterima menjadi mahasiswa baru harus membayar uang kuliah disaat situasi dollar sudah menembus Rp. 18.000.- dan ekonomi lagi tidak baik-baik saja.

Tentu orang tua mahasiswa ada yang tidak mampu membayarnya. Nah disinilah harus ada solusi alternatif cara membayar uang kuliah yang dibuat oleh kampus. Menurut Penulis salah satu bentuk untuk membayar uang kuliah, perlu dicontoh kampus Universitas Muhammadiyah Maumere.

Saat ini Universitas Muhammadiyah Maumere menghadirkan terobosan kebijakan yang berpihak pada mahasiswa di tengah tantangan ekonomi. Kampus ini memberikan alternatif pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) tidak hanya dengan uang tunai, tetapi juga melalui hasil bumi seperti hasil pertanian dan tangkapan laut.

Kebijakan ini telah diterapkan sejak tahun 2018 sebagai respons atas kondisi mahasiswa dari keluarga petani dan nelayan yang mengalami keterbatasan akses ekonomi dan kesulitan menjual hasil panen mereka. Langkah ini menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap keberlangsungan pendidikan tinggi.

Pihak kampus kemudian mengelola hasil bumi tersebut untuk didistribusikan kembali, sehingga nilai ekonominya tetap dapat dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, tersedia pula skema pembayaran UKT secara cicilan untuk memberikan keringanan tambahan bagi mahasiswa.

Inisiatif ini menjadi contoh bagaimana perguruan tinggi dapat beradaptasi dengan kondisi sosial masyarakat, sekaligus memastikan bahwa pendidikan tetap dapat diakses oleh semua kalangan tanpa pandangan bulu.

Kebijakan seperti kampus UMM ini bisa menjadi inspirasi bagi kampus lainnya di Indonesia, termasuk kampus negeri yang dianggap sudah mapan untuk meniru agar pembayaran uang kuliah bisa dibayar dengan asil alam ibu pertiwi Indonesia ini.

Labai Korok

About The Author

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest